oleh

Walikota Titip Pesan ke FKUB Rajut Terus Kerukunan

A-TIMES.ID, MANADO — Walikota Manado, GS Vicky Lumentut menghadiri kegiatan sosialisasi yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Manado di Four Points, Kamis (22/4) dengan tema ‘Moderasi Beragama Dalam Merawat Kerukunan di Kota Manado’ yang dipimpin Pdt. Renata.

Pada kesempatan tersebut walikota titip pesan pentingnya peran tokoh agama dalam mewujudkan iklim komunikasi sosial yang kondusif.

“Kerukunan sebagai bagian fundamental dalam pembangunan daerah dan ini program yang saya lakukan selalu berpihak dan menarik keterlibatan para tokoh agama dalam pembangunan. Dengan kerja sinergis, partisipasi masyarakat ditumbuhkan maka pembangunan daerah berlangsung dengan baik,” terangnya.

Berita Terkait:  Turlap, AA Pantau Boulevard Hingga Pelelangan Ikan

Lanjut walikota, keterlibatan para tokoh agama, semua kemelut atau konflik yang terjadi di tengah masyarakat dapat diminimalisir.

“Kita berhasil meredam konflik panah wayer, tauran antar kampung yang pernah terjadi. Kenapa kemudian saya selalu mengutamakan tokoh agama karena saya sadar betul dari pencerahan dan peran kepeloporan tokoh agama, pembangunan di daerah ini berjalan dengan baik. Tanpa adanya kekacauan sosial,” jelasnya.

Mantan Ketua Dewan Penasehat APEKSI menyatakan, memang beberapa program belum maksimal dijalankannya karena situasi Covid-19.

“Kendala-kendala teknis yang menyebabkan segala niat baik membangun Manado belum sepenuhnya terwujud. Saya berharap pembangunan ke arah yang lebih baik dan maju dapat terus tumbuh di Kota Manado. Di periode kedua juga banyak hal yang saya rancang, tapi karena kendala lapangan, belum semuanya dapat saya laksanakan,” kata GSVL, sapaan akrab walikota dua periode ini.

Berita Terkait:  Wawali Manado Resmikan Legalitas Rekayasa Arus Lalin

Walikota juga mengajak untuk terus menumbuhkan rasa peduli dan membangun daerah Manado yang kita cintai ini secara baik.

“Apa yang belum terwujud dalam program saya bersama Pak Mor Bastiaan, silahkan Bapak/Ibu dan para tokoh agama dapat melanjutkannya sesuai peran dan kemampuan kita masing-masing,” tutup GSVL. (*)

Peliput/Editor: Saleh Nggiu
Layout; Syamsudin Hasan

Komentar

Rekomendasi Berita