PAD Jeblok, Camat Kena Semprit

A-TIMES.ID, MANADO – Pendapatan asli daerah (PAD) oleh tiap kecamatan di Kota Manado di triwulan pertama, masih di bawah 10 persen.

Itu berdasarkan data yang diperoleh Komisi 1 DPRD Kota Manado. Akibatnya, para camat kena ‘semprot’ karena dianggap kurang maksimal dalam bekerja.

Anggota DPRD Kota Manado Jeane Laluyan mengatakan, dari data kecamatan tersebut, target untuk retribusi sampah dinilainya masih kurang.

“Saat hearing, kami menemukan, pencapaian untuk PAD kecamatan-kecamatan di Manado ini masih di bawah 10%. Khususnya untuk retribusi sampah,” kata Laluyan.

Berita Terkait:  Warga Berhak Dapat Pelayanan yang Sama

Dia menyesalkan kinerja camat. Sebab pemasukan untuk kas daerah masih di bawah.

“Yang kami lihat, hanya Kecamatan Tikala yang 6 persen sekian pendapatannya. Yang lainnya berkisar antara 2-3 persen. Dengan demikian ini artinya pemasukan untuk kas daerah di triwulan pertama masih di bawah target,” sesalnya.

Berita Terkait:  Walikota Andrei Angouw: Rancangan dan Gambaran APBD 2022 adalah Azas Berimbang

Politisi PDI Perjuangan ini berharap di triwulan kedua ada perubahan dengan memaksimalkan para Kepala Lingkungan (pala) dan Tenaga Harian Lepas (THL) untuk bekerja maksimal.

“Agar PAD dari retribusi sampah bisa meningkat,” sambungnya sembari berharap kinerja para camat ditingkatkan. (***)

EDITOR: IDHAM MALEWA
Layout: Syamsudin Hasan

Komentar