oleh

Nyong dan Nona Manado Dibekali Bahaya Narkoba

A-TIMES, MANADO — Para finalis Pemilihan Nyong Nona Manado (PNNM) 2022, Jumat (1/7) kemarin memasuki hari terakhir dibekali soal bahaya narkoba oleh Diane Kawatu SH MH, di ruang Toar Lumimuut, Kantor Walikota Manado.

Diane Kawatu SH MH, Penyuluh Narkoba Ahli Muda di BNN Kota Manado mengatakan kalau materi tentang dampak dan bahaya penyalahgunaan narkoba sangat penting.

“Perlu diketahui, sasaran peredaran narkoba saat ini sudah mulai menyasar pada anak usia dini,” terangnya. Diane menambahkan bahwa banyak dampak dan bahaya dari penyalahgunaan narkoba. “Kalau sudah pakai narkoba, hilang semua bakat atau kemampuan kita.

Pikiran jadi kosong bahkan bakalan jadi ancaman untuk lingkungan sekitar seperti bisa melakukan Tindakan-tindakan yang tidak wajar, kriminalitas, mencuri uang atau barang orang tua, dan lain-lain,” tegasnya.

Berita Terkait:  Wagub Puji Walikota Manado Capai 100 Persen Vaksinasi

Lanjutnya, mengkonsumsi narkoba itu tidak murah. “Lebih parah lagi, kalau sudah kecanduan akan menyebabkan halusinasi di mana apa yang dilihat oleh mata kadang beda ketika sampai di otak.

Untuk pengguna jarum suntik, mereka sangat rawan untuk tertular HIV/AIDS karena mereka bergantian menggunakan jarum suntik yang sama,” ungkapnya. Diane juga menjelaskan kepada para finalis PNNM 2022 terkait perbedaan narkoba, narkotika, psikotropika, dan zat adiktif.

“Narkoba sendiri merupakan singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Jadi narkotika adalah bagian dari narkoba yang meliputi shabu, ganja, ekstasi, kokain, heroin dan jenis lainnya.

Berita Terkait:  SDN 02 Manado Bekali Siswa Baru dengan MPLS

Kemudian untuk psikotropika adalah obat penenang sedangkan zat adiktif adalah zat-zat yang menyebabkan kecanduan di luar narkotika dan psikotropika misalnya Lem Eha-Bond,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan kalau lem Eha-Bond sebenarnya diperuntukkan untuk para tukang tapi disalahgunakan. “Sebelum covid, kami turun ke sekolah-sekolah yang ada di Manado dan menemukan fakta di mana Lem Eha-Bond sekarang tidak lagi dihirup tapi dimakan,” tutup Diane yang meminta para finalis PNNM 2022 untuk dapat meminimalisir dalam mengkonsumsi zat-zat yang dapat menyebabkan kecanduan.(rin/*)

Peliput/Editor : Saleh Nggiu
Layout : Didit

Komentar

Rekomendasi Berita