oleh

Sulut Rawan Aksi Premanisme

A-TIMES.ID, MANADO – Presiden Joko Widodo telah perintahkan secara lisan kepada Kapolri untuk memberantas premanisme dan pelaku pungutan liar (pungli).

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Sulut Hendry Walukow berharap perintah tersebut dapat ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian di Sulut.

Hal itu dikatakannya sebab “Premanisme dengan modus menguasai tempat usaha atau lokasi area parkir untuk kepentingan kelompok, itu masih marak. Ini jelas menyebabkan keresahan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, itu perlu ada tindakan dengan memproses secara hukum bagi pelaku. Selain itu juga, pungli di sejumlah terminal dan tempat parkir di pusat perbelanjaan yang dikuasai oleh kelompok tertentu, masih ada. Apalagi trotoar yang harusnya menjadi tempat pejalan kaki tapi digunakan sebagai area parkir.

Berita Terkait:  Batasi Pengucapan Syukur, Satgas C-19 Diminta Buat Edaran

“Itu belum tersentuh oleh aparat kepolisian. Ini harus juga mendapatkan perhatian,” pinta politisi Partai Demokrat itu.

Tak hanya itu saja, saat ini pun masih marak operasional parkir ilegal yang dikuasai oleh kelompok tertentu dan ini terkesan seperti dibiarkan. Padahal sudah banyak masyarakat yang mengeluhkan.

Berita Terkait:  Polri-TNI Gelar Pasukan Penertiban PETI

Dia pun menyarankan solusi yang harus dilakukan guna menghilangkan kegiatan premanisme dan pungli selain melakukan penertiban yakni merekrut preman tersebut untuk dilatih lewat sebuah wadah yang tepat.

“Supaya para preman ini bisa dimanfaatkan dan difasilitasi menjadi tenaga keamanan yang profesional dibawah kontrol pemerintah dan aparat penegak hukum,” pungkasnya. (***)

Komentar

Rekomendasi Berita