Fraksi Demokrat Kritisi Pemprov Sulut Soal Pertanian

A-TIMES.ID, MANADO — Fraksi Partai Demokrat memberi masukan kritis pada Pemprov Sulut di bawah pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw, terkait pertanian.

Di sela rapat paripurna pemandangan fraksi terhadap pelaksanaan APBD tahun 2020, Hendry Walukow yang menjadi juru bicara menyinggung mengenai pendistribusian pupuk kepada petani ditinjau kembali.

banner

“Agar bisa merata dan tidak terjadi kelangkaan,” kata Walukow.

Menurutnya, perlu ada kebijakan anggaran dari pemerintah di bidang pertanian dan perkebunan terkait hal ini.

Berita Terkait:  Kecamatan di Kota Manado Harus Intens Sosialisasi Waktu Pembuangan Sampah

“Untuk mewujudkan laboratorium produk unggulan pertanian Sulawesi Utara,” tambahnya.

Walukow pun menyebut mengenai produk minuman keras tradisional Cap Tikus. Fraksi Partai Demokrat berharap produk tersebut dapat bersaing. Baik di nasional maupun internasional. Fraksi yang dipimpin Billy Lombok inipun memberi apresiasi pada Gubernur dan Wakil Gubernur atas naiknya harga jual komoditi cengkih dan kopra.

“Kami berharap ini bisa dipertahankan untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” tandasnya.

Terkait pelaksanaan APBD, FPD meminta seluruh SKPD untuk dapat memacu kinerja agar penyerapan anggaran dapat terealisasi sebelumnya dan juga mampu mengimbangi dan mengikuti langkah cepat dari gubernur dan wakil gubernur.

Berita Terkait:  Rumah Sakit Butuh Tabung Oksigen, Lombok: Sudah Dikoordinasikan dengan Dinkes dan Statusnya Menunggu

“Kami mengingatkan pemerintah terkait pengelolaan aset pemerintah provinsi Sulawesi Utara yang belum tuntas. Sehingga ke depan permasalahan terkait aset ini dapat diselesaikan,” kunci HW, sapaan akrabnya. (***)

Editor: Idham Malewa
Layout: Syamsudin Hasan
Sumber: Harimanado

Komentar