oleh

Peta Rawan Pemilu 2024 Dibeber, TNI Polri Harus Netral

Peliput/Editor: Lily Paputungan

A–TIMES,MANADO—  Komisi Pemilihan Umum(KPU) Sulawesi Utara sedang menjalankan tahapan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual partai calon peserta Pemilu 2024.

Ketua KPU Sulut Meydi Tinangon di hadapan peserta Rapat Koordinasi verifikasi Faktual (verfak) kepengurusan dan keanggotaan  partai politik di :Luwansa Hotel Kamis (13/10) memaparkan beberapa hal yang jadi tugas berat KPU Sulut.

Selain verfak, variabel lain adalah tingkat kerawanan.

“Sejumlah potensi kerawanan saat Pilkada antara lain politik identintas, Netralitas TNI Polri, isu  SARA, konspirasi, money politik, konflik dan lainnya,” beber mantan KPU Minahasa ini.

Berita Terkait:  Wagub Ajak Semua ASN Sukseskan   Pesta Iman Sinode GMIM

Rakor dihadiri mitra KPU antara lain TNI, Polri, ormas, OKP, media, LSM pemerhati Pemilu, distabilitas dan lainnya.

Medy berharap semua stakeholder proaktif dalam.rangka menyukseskan Pemilu yang berkualitas, jujur adil dan rahasia.

Pemateri rakor dari Polda Sulut diwakili Karo Ops Polda Sulut Kombes Pol Wirawan membahas soal pemetaan kerawanan  netralitas penyelenggara Pemilu, isu SARA,netralitas TNI Polri dan lainnya. Dalam keadaan apapun Polri siap lakukan antisipasi mulai dari tingkat kerawanan,

“Kami telah lakukan mapping, identifikasi dan segala bentuk pemicu konflik dan lainnya saat tahapan berjalan hingga pemilu selesai,”ujarnya.

Berita Terkait:  DPD Partai Demokrat Sulut Pecat 6 Ketua DPC Sebelum KLB Deli Serdang

Kasrem 131/Santiago Kolonel inf. Hengki Yuda Setiawan  menegaskan TNI tetap netral dan siap membantu penyelenggara menyukseskan Pemilu.

Pihaknya merekomendasikan KPU proaktif terus melakukan sosialisasi kepada warga soal tahapan Pemilu.

“Media juga diminta memberikan berita yang bijak dan menyejukkan,”katanya.

Turut memberi materi Anggota Bawaslu Sulut Awaludin Umbola,Kaban Kesbanagpol Sulut Ferri Siangian dan Komisioner KPU Yesy Momongan.

” Kami apresiasi peran media dan hasilnya partisipasi pemilih waktu lalu luar biasa. Ini tak lepas dari peran media sebagai salahsatu mitra KPU yang  juga sebagai pilar demokrasi,”puji Yessy.(*)

 

Komentar

Rekomendasi Berita