Lahan Milik Keluarga Sege Diserobot, Pembangunan MBW Part II Bakal Bermasalah

A-TIMES, MANADO—Pembangunan Malalayang Beach Walk (MBW) Part II berlokasi di Kelurahan Malalayang Satu Barat, Kecamatan Malalayang bakal bermasalah. Pasalnya, pembangunannya yang saat ini dikerjakan PT Wisana Matrakarya, ternyata belum ada pembebasan lahan dari Keluarga Sege yang adalah pemilik sah tanah yang akan dijadikan lokasi wisata tersebut.

Royke ST perwakilan dari Keluarga Sege yang adalah ahli waris atas nama Ema Sege mengatakan kalau yang dilakukan PT Wisana Matrakarya adalah penyerobotan, karena tanpa sepengetahuan ahli waris sudah melakukan pembangunan. “Kami sudah memberi peringatan dengan memasang palang bahwa tanah ini milik Keluarga Sege, namun kenapa tetap membangun,” tegasnya.

Berita Terkait:  Rektor Unsrat Terima Penghargaan dari Presiden Jokowi

Sama halnya dikatakan Riki Tutuhatunewa yang juga perwakilan dari ahli waris atas nama Jimy Sege meminta agar ada perhatian dari pemerintah atas penyerobotan yang dilakukan PT Wisana Matrakarya. “Kami sangat mendukung pembangunan yang dilakukan pemerintah, namun tolong hargai kami, bukan perusahaan seenaknya membangun tanpa sepengetahuan kami Keluarga Sege,” ucapnya.

Berita Terkait:  Astaga, Perumahan Relokasi Pandu Ada yang Sudah Dijual

Ia juga berharap keterlibatan pemerintah untuk bisa menuntaskan persoalan penyerobotan tanah milik Kelurga Sege. “Jadi, kami disini bukan untuk menghalangi pembangunan yang sedang dilakukan, namun meminta untuk duduk bersama antara pemerintah, pihak perusahan dan kami Keluarga Sege sebagai ahli waris untuk menuntaskan masalah penyerobotan tanah yang dilakukan PT Wisana Matrakarya,” ujar Riki.(sal)

Komentar