Manager Area Lion Air Manado: Minta Maaf Atas Keterlambatan, Kami Mengutamakan Keselamatan Penumpang

A-TIMES, MANADO—Keterlambatan pesawat Lion Air JT 3366 dari Balikpapan menuju Kota Manado menjadi bahan evaluasi pihak Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sulawesi Utara. Pasalnya, keberangkatan terakhir ratusan jamaah haji Sulut menuju Bandara Sam Ratulangi terlambat, karena ban pesawat Lion Air JT 3366 harus diganti.

Irawan, Manager Area Lion Air Manado kepada wartawan menyampaikan permintaan maaf kepada jamaah haji dan PPIH Sulut atas keterlambatan penerbangan terakhir maskapai penerbangan Lion Air JT 3366 dari Balikpapan menuju Kota Manado. “Keterlambatan tersebut dikarenakan adanya pergantian ban pesawat yang memang kita tidak bisa hindari itu, karena di kami keselamatan penumpang adalah yang paling utama,” jelasnya.

Berita Terkait:  Sukses Berhemat Energi, Dinas ESDM Sulut Raih Juara III pada Penghargaan EBTKE 2024

Irawan menambahkan, informasi pergantian ban pesawat ini didapat ketika akan berangkat menuju Bandara Balikpapan. “Tadi malam itu mendapat informasi dari teknisi usai mengecek kondisi ban pesawat yang memang harus ada pergantian. Memang cukup memakan waktu, sehingga pesawat Lion Air JT 3366 yang diberangkatkan ke Balikpapan sedikit terlambat, yang imbasnya jamaah haji kloter terakhir ini otomatis mengalami keterlambatan juga,” bebernya.

Berita Terkait:  Rektor Unsrat Didaulat Jadi Tamu Penguji S3 di Universitas Udayana Bali

Irawan juga mengaku keterlambatan tersebut sudah dikoordinasikan kepihak PPIH Sulut yang ada di Balikpapan. “Kami sudah sampaikan kepada panitia yang berada di Balikpapan terkait pergantian ban pesawat. Sebelumnya juga kan pelayanan kami normal, Cuma kami tidak menduga saja akan pergantian ban pesawat ini. Perlu diketahui, kami rutin melaksanakan pemeriksaan sebelum berangkat, karena pada dasarnya kami mengutamakan keselamatan penumpang,” tutupnya.(sal)

Komentar

Rekomendasi Berita