A – TIMES,BITUNG–Warga Tanjung Merah akhirnya bisa bernapas lega. PT Futai untuk sementara tidak beroperasi ,usai keluhan bau menyengat dan air sungai berubah warna. Hal ini usia rapat Rabu(8/7)2026) dengan Wali Kota Bitung Hengky Honandar. Rapat mediasi digelar Hengky bersama Forkopimda, warga Tanjung Merah, dan manajemen PT Futai. Tujuannya cari jalan tengah agar masalah tidak semakin panas. “Kami pertemukan warga dan perusahaan biar terbuka. Cari solusi bersama,” kata Hengky. Hasilnya, ada lima poin diantaranya PT Futai stop produksi dulu sampai bau hilang dan limbah ke sungai beres sesuai standar.Dinkes Bitung bakal cek kesehatan semua warga Tanjung Merah buat antisipasi. warga janji jaga situasi tetap aman selama proses berjalan. PT Futai diberi waktu sebulan membenahi semua tuntutan, sesuai rapat dengan Pemprov 25 Juni lalu. Pihak perusahaan terima hasil rapat dan siap kerja cepat. Wakil Direktur PT Futai, Erwin, mengatakan perusahaannya tidak ada niat.menyusahkan warga. “Kami ke sini investasi, buka lapangan kerja. Bukan buat celakain siapa-siapa,” katanya dikntor Wali kota Bitung .Erwin tegaskan, ini bukan tutup permanen. “Setelah perbaikan kelar, kami ajak warga diskusi sebelum jalan,” katanya.Pemkot Bitung janji kawal terus kesepakatan ini. Hak warga atas lingkungan sehat tetap jadi prioritas.(*)




























Komentar