Ditengah Asap, Sri Nanda Lamadau  Support Warga korban Kebakaran 

A– TIMES,MANADO–Minggu dini hari, api melalap tiga rumah di Kelurahan Maasing, Manado. Satu warga meninggal, dua luka bakar. Tiga keluarga langsung kehilangan tempat berlindung. Senin (29/6/2026) pagi, Sri Nanda Lamadau datang. Anggota DPRD Kota Manado itu tidak bawa kamera rame-rame. Ia datang bersama pengurus DPD NasDem Kota Manado, bawa bantuan yang dibutuhkan warga. “Api padam cepat, tapi lukanya tidak. Ada yang kehilangan rumah, ada yang kehilangan orang terdekat,” kata Nanda pelan saat bertemu warga dengan nada sedih m enurut Lurah Maasing, Dinas Sosial Pemkot Manado sudah turun tepat setelah kejadian. Bantuan pemerintah hadir duluan. Kini giliran dukungan dari luar. Di teras rumah yang tersisa, Nanda duduk. Mendengarkan. Bukan orasi. Ia tanya kabar dua korban luka bakar, tanya anak-anak dari 3 KK terdampak mau tidur di mana malam ini. “Kebakaran itu peristiwa. Tapi setelah api padam, yang paling berat justru hari-hari setelahnya,” ujarnya.Ia berharap bantuan yang disalurkan bisa meringankan beban paling awal: makan, obat, dan tempat berteduh sementara. Di Maasing, asap sudah hilang. Yang tersisa adalah warga yang mulai lagi dari nol. Dan ada yang datang, Nanda Srikandi Manado yang selalu care dengan warga apalagi kena musibah.  sebelum semua orang lupa ia terus berjalan memberi bantuan dan suport kepada warga .(*)

Berita Terkait:  Pemkot Manado Anggarkan Rp12 Miliar Jalan Politeknik
Berita Terkait:  Diduga Asap dari Cerobong Insenerator RSU MMC Biang Polusi

 

 

 

 

Komentar