A–TIMES,BITUNG–+Badan Pendapatan Daerah Kota Bitung bersiap meluncurkan QRIS Pajak dan Retribusi Daerah sebagai langkah baru mempercepat digitalisasi dan menggenjot PAD dan retribusi daerah Hal itu disampaikan Kepala Bapenda Bitung Theo Rorong Senin (10/8/2026). “Ini bagian dari inovasi kami menjawab kebutuhan pelayanan publik di era digital. Tujuannya simpel, mempermudah masyarakat bayar, sekaligus memperkuat sistem penerimaan daerah,” ujar Theo. Dengan QRIS, wajib pajak dan wajib retribusi nantinya bisa melakukan pembayaran lebih *cepat, praktis, dan transparan*. Tidak perlu lagi antre atau membawa uang tunai. Selain launching QRIS, agenda hari ini juga dirangkaikan dengan evaluasi capaian PAD. Bapenda akan memetakan kendala dan potensi pendapatan yang belum tergarap agar target bisa lebih optimal.Rapat dihadirnsemuanyang terkait asisten,Kepala Perangkat Daerah dan lainnya. Theo meminta para camat untuk mengajak lurah di wilayahnya ikut hadir. “Digitalisasi ini untuk membuat transaksi penerimaan lebih efektif dan terukur. Sekaligus memperkuat akuntabilitas pengelolaan PAD,” jelasnya. Peluncuran QRIS sekaligus menegaskan komitmen Pemkot Bitung dalam mempercepat Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah Di bawah kepemimpinan Theo, Bapenda terus mendorong layanan yang modern dan adaptif. Harapannya, dengan sistem baru ini penerimaan daerah meningkat dan pembangunan Kota Bitung bisa berjalan lebih maksimal. (*)
Bapenda Bitung Luncurkan QRIS Pajak dan Retribusi

































Komentar