Bagikan Bibit Cabai, Ellen Sondakh Ajak Warga Olah Sampah jadi Pupuk dari Rumah

A—TIMES,BITUNG– – Ketua TP PKK Kota Bitung Ny. Ellen Honandar Sondakh, S.E. mengajak warga memulai pengelolaan sampah dari rumah tangga. Ajakan itu disampaikan saat menghadiri pelatihan pembuatan pupuk kompos di Kelurahan Bitung Tengah dan Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa Ranu(16/6/2026). Dalam kegiatan tersebut, Ellen membagikan bibit cabai kepada Pemerintah Kecamatan Maesa, kader PKK Kelurahan Bitung Tengah dan Bitung Timur, serta warga setempat. Pembagian bibit menjadi bagian dari dukungan gerakan lingkungan sekaligus ketahanan pangan keluarga .“Setiap hari kita menghasilkan sampah dapur. Kulit buah, sisa sayuran, dan sisa makanan kalau dikelola bisa jadi pupuk kompos yang bermanfaat untuk tanaman,” ujar Ellen di hadapan kader PKK dan warga, Senin. Menurutnya, perubahan dimulai dari kebiasaan kecil di rumah. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik seperti botol plastik dan kaleng bisa dikumpulkan untuk didaur ulang atau disetor ke bank sampah. “Selain lingkungan jadi bersih, masyarakat juga bisa dapat nilai ekonomi tambahan,” jelasnya.Ia menyebut kolaborasi TP PKK dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung bertujuan menekan volume sampah di tengah keterbatasan kapasitas TPA. “Kalau bukan kita yang mulai, siapa lagi? Dan kalau bukan dari rumah, dari mana lagi?” katanya. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Pokja III TP PKK Kota Bitung Ny. Tenti Suak Sakul, anggota Pokja III Ny. Rine Wongkar Sigarlaki, Camat Maesa Fatmawaty Soleman, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung Merianty Dumbela, Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Liberty Rimbing, para lurah, pengurus PKK, tokoh masyarakat, dan warga. Selain soal sampah, Ellen juga menyoroti kondisi bangunan dan penerangan di lokasi kegiatan. Ia berharap pemerintah kelurahan menindaklanjuti ke instansi terkait agar fasilitas umum dapat digunakan warga dengan nyaman. Pelatihan pembuatan pupuk kompos yang sudah berjalan 12 hari ini menjadi upaya TP PKK Kota Bitung membangun kesadaran lingkungan berbasis keluarga. Melalui edukasi berkelanjutan, masyarakat diharapkan memandang sampah bukan sekadar limbah, melainkan sumber daya untuk lingkungan yang lebih bersih dan produktif.(*)

Berita Terkait:  Pengelolaan Pasar Tradisional Harus Profesional, Transparan dan Jadi Pusat Ekonomi Kerakyatan
Berita Terkait:  Hadiri Pertemuan Wanita Katolik, Wali Kota Lepas Peserta Defile

 

 

Komentar