A-Times.id,MANADO — Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) terus mendorong peningkatan kualitas riset dosen.
Hal itu ditegaskan Rektor Unsrat Prof Dr Ir Oktavian BA Sompie MEng IPU ASEAN Ing dalam kegiatan sosialisasi penyusunan proposal penelitian batch-2 sekaligus pemutakhiran SINTA.
Rektor Unsrat Prof Sompie menegaskan, setiap penelitian yang dibiayai negara wajib menghasilkan luran sesuai yang dijanjikan dalam proposal. Hal itu merujuk pada ketentuan dalam Permenristekdikti.
“Penelitian bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi harus menghasilkan output yang terukur dan berdampak,” tegas rektor dalam sambutannya.
Ia juga mengapresiasi peran LPPM Unsrat yang terus berupaya menjawab kebutuhan dosen. Salah satunya melalui program pendampingan pemutakhiran profil SINTA, yang berjalan seiring dengan sosialisasi pengusulan penelitian batch-2.
Menurut Rektor Sompie, langkah tersebut penting untuk meningkatkan rekam jejak akademik dosen sekaligus memperkuat daya saing institusi.
Rektor berharap, momentum ini dimanfaatkan secara maksimal oleh para dosen. “Ini bagian dari upaya bersama untuk mendorong kualitas dan daya saing penelitian Unsrat ke level yang lebih tinggi,” pungkasnya.(arz)




























Komentar