Waspada Money Politic dan Penanganan Konflik saat Pilkada

 

PROAKTIF: Dr.Victory Rotty saat jadi nara sumber pada Rakor  Bawaslu yang diikuti paanwascam  se Sulut(*)

banner

A–TIMES,MANADO– Badan Pengawas Pemilu Sulut Jumat(14/6/2024) menggelar Rakor Persiapan Penanganan Pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah se Sulut .Rakor diikuti Panwascam se Sulut di The Sentra Hotel Kawalat Minahasa Utara. Data Pemilih selalu menjadi persoalan . Makanya kita harus punya konsep data pemilih yang berkelanjutan seperti pemutakhiran data secara periodik dan lainnya pasti bisa diatasi. Hal ini dikatakan nara sumber Dr Victory Rotty . Ia menegaskan persoalan lainnya banyak yang muncul saat pilkada antara lain money politic dan lainnya.” Ini merusak nilai nilai demokrasi dan ini seperti membayar hutang yang tak pernah dipinjam makanya sebagai pengawas harus punya integritas dan siaga mengawasi praktek praktek seperti ini karena rawan dan selalu terjadi saat pilkasa,” pungkasnya.

Berita Terkait:  Deklarasi Presiden 2024 untuk Anies Baswedan Bergerak di Sulut

Netralitas ASN Juga harus terus dijaga . Memang kata dosen Unima ini kerja kerja pengawasan bukan hal yang mudah makanya semua harus dibekali dengan pengetahuan literasi yang cukup untuk diterapkan saat melakukan tugas pengawasan.” Lebih baik jadi pengawas Pemilu,jangan jadi peserta logikanya lebih baik mengawasi daripada diawasi, tandas Roty. Konflik saat pilkada pasti ada tergantung kasusnya kalau netralitas ASN pasti dengan Komisi Aparatur Sipil Negara, soal hasil pilkada berurusan dengan Mahkamah Konstitusi (MK). ” Intinya kerja kerja pengawasan harus jalan sesuai regulasi ,” pungkasnya. Peserta rakor dari Minut,Bitung,Manado, Sangihe,Talaud, Minahasa,Minsel,Kotamobagu,Bolmong,Bolmut ,Boltim.(*)

Komentar