A-Times.id-Manado — Suasana khidmat menyelimuti Auditorium Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT), Rabu (14/1/2026).
Civitas akademika kampus abu-abu itu mengikuti Ibadah Perayaan Natal 2026 yang mengusung tema Ketaatan Membawa Sukacita, diambil dari Yohanes 15:10–11.
Rektor UNSRAT Oktovian B.A. Sompie menegaskan, ketaatan kepada Tuhan bukanlah beban. Justru di sanalah sumber sukacita sejati. “Jika kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacita kamu menjadi penuh,” ujarnya mengutip firman Tuhan.
Dalam konteks perguruan tinggi, lanjut Rektor, ketaatan diterjemahkan melalui kesetiaan pada visi dan misi institusi, serta tanggung jawab akademik yang diemban setiap insan kampus. Nilai itu, kata dia, harus hadir dalam kerja-kerja pendidikan, riset, dan pengabdian.
Arah tersebut sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui program Diktisaintek Berdampak—yang menekankan riset dan inovasi berorientasi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Natal menjadi momentum memperkuat ketaatan kepada Tuhan sekaligus panggilan kebangsaan melalui pendidikan tinggi,” tegasnya.
Sementara
itu, Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili Plt Kepala Balitbangda Sulut, Novita Lumintang, S.STP., M.Si., menyampaikan pesan senada.
Menurutnya, ketaatan adalah wujud iman dan kepercayaan kepada Tuhan yang melahirkan damai serta sukacita—tak bergantung situasi dan keadaan.
Dalam ranah akademik, ia menekankan ketaatan tercermin lewat komitmen menjaga integritas, kejujuran ilmiah, etika akademik, serta tanggung jawab moral dalam mengembangkan ilmu pengetahuan demi kemajuan bangsa. (*/arz)


































Komentar