Binlat Manado, Konsisten Hadirkan Solusi untuk Generasi Muda Sulut

 

A—TIMES,MANADO– Dalam rangka mendorong terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) handal dan berintegritas serta mewujudkan impian generasi muda Sulawesi Utara untuk mengabdi pada bangsa dan negara, hadir rumah Binlat yang digagas Farels Kasenda,SH., S.Psi., MH., (CH).

banner

Berbekal latar belakang pendidikan di bidang Ilmu Hukum dan Psikologi, Farels memadukan pendekatan akademis dan mentalitas dalam konsep pembinaannya.

“Rumah Binlat ini hadir sebagai ruang pembinaan, pembentukan karakter, mental akademik dan fisik bagi generasi muda untuk siap berkompetisi sebagai TNI/Polri maupun sekolah kedinasan,” ungkap Farels.

Rumah Binlat dirintis Farels sejak 2013. Terdorong keinginannya agar lembaga ini menjadi pusat Bimbel Manado yang fokus pada pembinaan serius bagi calon peserta seleksi Sekolah Kedinasan, TNI, Polri, hingga CPNS.

Berita Terkait:  Aktifis Perempuan Demo UNIMA, Mengutuk Pelecehan Seksual dan Desak Pecat Oknum Dosen Denny Masinambouw

Memperkuat komitmen tersebut, Chief Operating Officer (COO) Rumah Binlat, Melky Tumpia, menegaskan bahwa sistem yang diterapkan di Rumah Binlat sangat berbeda dengan bimbingan instan. Pihaknya fokus pada manajemen pelatihan yang objektif dan transparan.

“Sesuai visi perusahaan, kami di manajemen operasional menekankan pembentukan karakter, ketahanan mental, serta disiplin sebagai satu kesatuan proses. Kami ingin memastikan bahwa setiap siswa yang bergabung di Rumah Binlat dipersiapkan untuk bersaing secara jujur dan berdasarkan kemampuan (meritokrasi),” ungkap Melky Tumpia, dalam keterangan resminya di Kantor Rumah Binlat, Kawasan Lion Square Blok A No. 25, Sario Tumpaan, Kota Manado.

Selain fokus pada karakter, visi Farels Kasenda juga menyentuh aspek adaptasi teknologi. Ia mendorong modernisasi metode pembelajaran guna menjawab tantangan masa depan melalui pengembangan inovasi ‘Mentor AI Casis’.

Berita Terkait:  Semangat Pengabdian Tanpa Batas, UNSRAT Gelar Upacara HUT ke-54 KORPRI

Aplikasi berbasis Artificial Intelligence (AI) ini digagas untuk mengefektifkan pola belajar calon siswa dalam persiapan seleksi masuk TNI, Polri, dan Sekolah Kedinasan agar lebih terukur dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Kami punya komitmen, siswa yang kami godok nantinya benar benar punya kapasitas dan kemampuan akademik yang mumpuni ditengah ketatnya persaingan saat ini, sehingga mereka benar benar mampu secara akademik dan mental yang baik.”tambah Melky. Pembangunan SDM sangat penting terutama meningkatkan daya saing bangsa ditengah globalisasi.(*)

Komentar