BEM Unsrat Gandeng Honda-DAW .PMI dan FJPI Sulut Gelar Donor Darah dan Diskusi Kesehatan 

A–TIMES,MANADO– Rangkaian Hari Jantung Nasional dimaknai Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sam Ratulangi dengan aksi kemanusiaan.  BEM Unsrat berkolaborasi bersama PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) selaku main dealer Honda, PMI Sulut dan Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sulut akan menggelar donor darah dan diskusi kesehatan, Rabu (30/9/2026) besok. Ketua BEM Unsrat Kelvin Christofel Dayo mengatakan kegiatan ini untuk menjawab minimnya stok darah di PMI Sulut sekaligus menjadi program rutin BEM sepanjang 2026.  “Saat ini stok darah di PMI amat minim. Kami mengajak teman-teman mahasiswa dan masyarakat umum untuk terlibat besok,” kata Kelvin didampingi Sekretaris BEM Jevon Pali. .Tak sekadar donor, kegiatan juga dikemas dengan diskusi edukatif. Manager Pemastian Mutu UTD PMI Sulut dr. Sonny R.A Pasuhuk, M.Kes, Sp.KKLP akan membawakan materi kesehatan jantung melalui donor darah. Dari Honda-DAW, Instruktur Safety Riding Andhika Salindeho akan membahas pentingnya jantung aman dengan kampanye Cari_Aman saat berkendara. Sementara FJPI Sulut akan mengangkat isu yang sedang ramai, yakni dugaan perdagangan orang berkedok perekrutan pekerja ke luar negeri. “Jadi kita sama-sama belajar tentang jantung sehat, berkendara yang aman, dan bagaimana bekerja ke luar negeri secara aman,” ujar Kelvin. Promotion Department Head DAW  Bonny Pandelaki menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan nilai compassion DAW untuk masyarakat. “Kegiatan kemanusiaan ini memiliki nilai tinggi. Kami berharap keterlibatan mahasiswa semakin besar,” ungkap Bonny didampingi Public Relations DAW Zefanya Elizabeth Mukuan. Bendahara FJPI Sulut Lily  Paputungan menambahkan, donor darah bukan hanya membantu sesama, tapi juga menyehatkan. “Dengan donor, stok darah PMI bertambah dan mahasiswa mendapat wawasan sehat. Kami tunggu kehadiran teman-teman besok,”  tambah Lily .(*)

Berita Terkait:  Tes Wawancara Calon Sekprov Berimbang, Kepel-Manumpil di Atas Angin

Komentar