Antisipasi Kebutuhan Pangan jelang Nataru, Pemkab Talaud Gandeng BI, Gelar GPM 

 

A–TIMES,MELONGUANE,–Tim Pengendali Inflasi  Daerah (TPID) Kabupaten Kepulauan Talaud gerak cepat Mengantisipasi gejolak Pangan jelang Natal dan Tahun Baru.(Nataru).

” Kami berkolaborasi dengan Bank Indonesia dengan melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM) di beberapa titik yang wilayah terluar,” kata  wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud Anisya Bambungan saat pelaksanaan High Level Meeting TPID Kabupaten Kepulauan Talaud di Pantai Arangat, Kabupaten Kepulauan Talaud, Jumat (14/11/2025).

Menurutnya, GPM bisa menjadi kunci menekan harga di Talaud. Khususnya harga beras yang beberapa waktu terakhir menjadi pendorong inflasi.

Berita Terkait:  April 2021 Inflasi Sulut Meninggi

” Dengan GPM ini stok pangan diharapkan aman dan juga harga terkendali karena Natal dan Tahun Baru tinggal beberapa hari lagi,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulut Joko Supratikto menegaskan BI siap mendukung rencana pelaksanaan GPM di Talaud, terlebih dalam hal memfasilitasi distribusi. Selain itu, kata Joko, BI juga mendorong kerjasama antar daerah terkait pasokan komoditi pangan.

“Contohnya sayur-sayuran yang tadi Ibu Wakil Bupati sampaikan bahwa masyarakat Talaud terkendala sulit mendapatkan sayur-sayuran, maka bisa kita bekerjasama dengan Pemkab Minsel. Ataupun cabai, nah ini bisa kita kerjasama dengan Pemkab Minahasa atau bahkan sampai ke Provinsi Gorontalo,” ungkap Joko. Intinya  BI dan TPID Talaud menjaga agar stoknya selalu tersedia. Tujuannya supaya gejolak harga dapat dikendalikan.

Berita Terkait:  Kolaborasi Dengan Pemkot Tomohon, BI Sukses Lucurkan Modul Ajar CBP

” Kita siap berkolaborasi dengan Pemda dalam rangka mendukung ketersediaan pangan dengan harga terkendali,” pungkasnya. (*)

Komentar