oleh

Adab Tidur Dalam Islam Sesuai Hadits Nabi

A-TIMES,JAKARTA – Sebelum tidur, dalam Islam terdapat  adab yang dilakukan untuk mendapat pelbagai manfaat. Selain berwudhu, seorang muslim juga dianjurkan untuk membaca surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas sebelum tidur. Bukan hanya melafalkan doa sebelum tidur, seorang muslim juga diperintahkan untuk berbaring menyamping ke sisi kanan.

Dalil yang memerintahkan seseorang berwudhu dan berbaring ke samping kanan badan termaktub dalam hadits riwayat Bukhari nomor 247, dari Al-Bara’ bin ‘Aazib radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda, Artinya: Jika kamu mendatangi tempat tidurmu maka wudhulah seperti wudhu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu.

Berikut ini merupakan doa sebelum tidur sebagaimana termaktud dalam hadits riwayat Muslim nomor 2715: Alhamdulillahilladzi ath’amanaa wa saqoonaa wa kafaanaa wa aawaanaa, fakam mimman laa kaafiya lahu wa laa mu’wiya. Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan, minum, kecukupan, dan perlindungan. Betapa banyak orang yang tidak memiliki kecukupan dan perlindungan.

Berita Terkait:  Cara Menghilangkan Najis Berdasarkan Jenisnya Menurut Islam

Membaca surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas Dalil tersebut termaktub dalam hadits riwayat Bukhari nomor 5017, ‘Aisyah menuturkan ; Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika berada di tempat tidur di setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu kedua telapak tangan tersebut ditiup dan dibacakan Qul huwallahu ahad, Qul a’udzu birobbil falaq, dan Qul a’udzu birobbin naas.

Berita Terkait:  Hukum Memberikan Pinjaman dan Menunda Tempo Pembayaran

Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan.

Beliau melakukan yang demikian sebanyak tiga kali. Selain membaca tiga surah tersebut, setiap orang yang akan tidur juga diperintahkan untuk membaca ayat kursi. Itulah beberapa adab sebelum tidur sesuai dengan hadits Nabi Muhammah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Selain mendapat pelbagai manfaat, setiap orang yang mengamalkannya juga mendapat pahala menjalankan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.(***)

Editor   : Amrain Razak
Layout  : Didit
Sumber : pikiranrakyat.com

Komentar

Rekomendasi Berita