Sejam Gubernur YS  Curhat ke MUI Sulut, Sempat Mengaji Surah Pendek Sampai Tuntas

A-Times.id,Manado- Rasa lega terpancar dari senyum Gubernur Sulut Mayjen (purn) Yulius Selvanus saat silaturahmi dengan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut masa khidmat 2025-2030.

Gubernur Sulut melalui Plh Sekprov Sulut mengundang MUI Sulut silaturahmi bertajuk buka puasa Ramadhan 1447 H , Wisma Negara Bumi Beringin, Selasa malam (24/02/2026).
Suasana begitu cair. Gubernur YS duduk berdekatan dengan Ketua Umum MUI Sulut Prof Dr Nasarudin Yusuf MAg ditemani Wakil Gubernur Sulut Dr Victor Mailangkay dan para ketua MUI Sulut. Rombongan MUI Sulut hampir 100 orang.

banner

Di antaranya Sekum Dr Taher Tanggung MAg, Ketua Dewan Pertimbangan KH Abd Wahab Abd Gafur, para dewan pembina para pengurus harian dan pengurus dan anggota komisi.
Dari Pemprov Sulut para pejabat dipimpin calon Sekprov Sulut Dr Tahlis Galang, Asisten 1 Denny Mangala, Ass 2 Jemmy Ringkuangan, Ass 3 Frangkil Manumpil, Kadis Perkebunan Darwin Muchsin, Karo Ekonomi Lukman Lapadengan, Kaban BKD Clay Dondokambey, kadis Capil christodharma Sondakh dan lainnya.

Hadir juga staf khusus Koordinator Ferdinand Mewengkang, Mazhabullah Ali, Sarhan Antili, Ismail Maga, Safrudin Kamis, Nurjana Sandiah, Fahris, John Sada, dan Olvie Limpele

Usai buka puasa, sambutan Ketua Umum Dr Nasarudin langsung mencairkan suasana. Kata mantan Ketua PW Muhammadiyah Sulut menegaskan MUI tidak mungkin kontra apalagi berseberangan dengan pemerintah Sulut.

Para staf khusus Gubernur Sulut Yulius Selvanus di acara bukber bersama MUI Sulut, Selasa (24/02)

MUI Sulut sebagai elemen penting untuk memperkuat kebijakan pemerintah yang berdampak positif kepada rakyat.

“Saat program KB yang sukses, ekonomi syariah dan terakhir covid 19. Di saat itulah peran MUI mengeluarkan seruan dan fatwa yang ditaati masyarakat Islam,”ujarnya.

Berita Terkait:  Tangkudung Sambangi Rumah Duka Mantan Pengurus PKK

Prof Nas menambahkan MUI adalah wadah yang dibentuk pemerintah tahun 1975 di era Presiden Soeharto. Hampir semua ormas besar seperti Muhammadiyah, NU, SI, MA, Alkhairat, Parmusi dan lainnya.

“MUI dibentuk supaya pemerintah mudah menerima masukan. Kalau masing masing memberi pendapat, bisa membingungkan pemerintah,”katanya.

Gubernur Yulius tampil elegan. Wajahnya dihiasi senyumannya yang khas. Hampir satu jam mantan Komandan Kopasus ini curhat dengan kesibukan sejak dilantik gubernur 20 Februari 2025.

Yulius mengakui beban kerja dan jadwal yang padat sehingga lupa dengan keberadaan ormas keagamaan. Mulai dari MUI Sulut, FKUB, BKSAUA, FKDM dan banyak lagi. Olehnya, gubernur mengungkapkan permintaan maaf atas misscomunication di pelantikan MUI lalu.
Berangkat dari miss itu, gubernur menyarankan kepada pimpinan MUI agar jangan segan segan silaturahmi jika ada agenda.

“Saya dan pak wagub banyak kegiatan. Kalau ada acara, jangan minta saya cari waktu, tapi curi waktu. Kapan pun saya ladeni asal curi waktu,”katanya.
Dia besyukur, ada hikmah di balik kejadian lalu, pemerintah Sulut dan MUI Sulut mulai rekat lagi.

Karena posisi MUI Sulut sangat berarti untuk kepentingan daerah.
Komponen MUI Sulut berasal dari gabungan pimpinan ormas Islam. Pemerintah tidak ingin membiarkan miss terjadi dengan MUI. Lantaran hal ini sensitif kalau dibiarkan.

“Saya bicara jujur saja, kami hampir terlupakan MUI Sulut. Karena ada storynya. Tapi MUI sekarang sudah ke jalan yang benar,”katanya.

YSK sapaan akrabnya menambahkan dia dan wagub Sulut harus melangkah hati hati. Dia butuh proses untuk memahami tupoksi dan program serta postur anggaran masing masing SKPD.

Berita Terkait:  Gubernur Dampingi Yasona Laoli Rayakan Paskah Nasional

“Masih banyak yang saya tanya tugas para pejabat. Ini supaya tidak gampang terjebak dan dibohongi. Saya juga angkat para staf khusus gubernur untuk membantu tugas saya,”tandasnya.

Selain itu, ketua Gerindra Sulut ini menyentil kondisi ekonomi makro Sulut, seperti pertumbuhan ekonomi, PAD, angka IPM yang makin bagus. Di Bolmong raya IPM naik di atas 70 persen rata rata.

Keberadaan PETI (pertambangan emas tanpa izin) ikut disebut. Daerah kaya tambang emas seperti Boltim, PAD nya rendah, tapi warganya berpenghasilan di atas rata rata. Tidak lupa dia menceritakan ditelp Presiden lantaran ada warga Ratatotok saweran hingga Rp800 juta.

“Oleh karenanya saya akan legalkan WPR di 9 kabupaten. Para pengusaha tambang harus kenakan pajak. Nantinya pendapatan pajak sekira 7 persen akan dishare ke provinsi, kabupaten penghasil dan sekitar,”katanya.

Gubernur sebelum menutup menceritakan tuntutan aspirasi pemekaran BMR jadi DOB. Sebagai gubernur, dia mendukung asal penuhi persyaratan.

“Dua gubernur sebelumnya sudah dukung tanda tangan, saya pun akan mendukung,”bebernya.
Yang menarik membuat pengurus MUI Sulut terkesima adalah YS membaca surat Al Ahad. Surat pendek Makiyah. DImulai basmallah sampai ayat terakhir diucapkan dengan jelas.
“Saya juga tahu mengaji, tapi mengaji saya mengaji anak kecil,”tuturnya disambut tepuk tangan.(lip)

Komentar