A– TIMES, BITUNG –Polemik aktivitas pemotongan kapal PT Delta Multi Metal Perkasa di Kelurahan Tandurusa, Aertembaga, masuk babak baru. Meski sempat molor, DPRD Kota Bitung menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama perusahaan, instansi teknis, aparat, dan warga. RDP dipimpin Ketua DPRD Vivy Jeanet Ganap didampingi Ronald Kansil dan sejumlah legislator lainnya. Hasilnya, DPRD akan turun lapangan. “Kami akan turun langsung ke lokasi pekan depan. Biar semua jelas, sesuai fakta di lapangan,” tegas Vivy. Owner PT Delta Multi Metal Perkasa, Yenny Coandy, menyampaikan perusahaan tetap bertahan di Bitung. “Kami tidak trauma. Ini jadi pembelajaran agar lebih tertib dan sesuai aturan. Perizinan sudah lengkap. Kami tetap berkomitmen investasi di Kota Bitung,” ujarnya. Koordinator perusahaan, Estevanus Sidangoli, menambahkan semua legalitas sudah dijelaskan ke instansi terkait saat RDP. Soal dugaan pencemaran, ia menyebut masih sebatas asumsi karena belum ada bukti. “Kami terbuka untuk diawasi. Siap tunjukkan dokumen kapan pun diminta, dan berkomitmen jaga lingkungan,” katanya. Turut hadir dalam RDP unsur Komisi I, II, III DPRD, TNI AL, KSOP, DLH, Polairud, PSDKP, KPLP, hingga perwakilan masyarakat. Langkah selanjutnya: peninjauan lapangan oleh DPRD untuk memastikan aktivitas berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan warga. (*)






























Komentar