Larangan Mabes Polri Tak Digubris, PETI Picung Bolsel Digarap Diam diam

A-ATIMES.BOLSEL –  Lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Pidung Bolmong Selatan (Bolsel) ternyata masih beroperasi.

Meskipun lokasi PETI  sedang dalam penanganan Tipidter Mabes polri dengan cara menaruh police line di j

Informasi yang diperoleh media bak rendaman yang terisi material -+ 4000 baket excavator PC 200 yang sedang di police line tersebut diduga telah dibuka oleh HT alias Han (pemilik lahan) dan telah diproduksi secara diam-diam.

Garis police line diduga telah dibuka oleh HT alias hen pada 4 Mei sampai 11 Mei 2026, kurang lebih delapan hari diduga HT alias Han bersama kelompoknya, yakni satu oknum anggota polisi WM alias wid, ko Reki (saudara HN alias Han) STRN alias ino, dan oli sebagai teknisi, mereka diduga kuat melakukan pengolahan material yang sedang di police line oleh unit Tipidter mabes polri. Puluhan kilo emas diduga telah di produksi diam diam dalam lokasi yang sedang di police line.

Berita Terkait:  Tak Sungkan Ambil Sendiri Raport Anak, Bupati Iskandar Ingin Buktikan Komitmen Pendidikaan dan Pengasuhan Anak
Atas kejadian tersebut pemerhati sulut Yudi Batalipu mendorong Tipidter mabes polri segera melakukan penyelidikan atas dugaan pembukaan garis police line yang sedang dalam proses penanganan hukum dan memproses hukum HK alias Han dan kelompoknya.

“Untuk menghindari tanggapan publik, saya meminta Tipidter Mabes polri segera memproses hukum HK alias Han. Karena membuka garis polisi (police line) dan memproduksi material emas secara ilegal merupakan tindak pidana berat. Pelaku dapat dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman penjara hingga 15 tahun dan denda hingga Rp100 miliar,” pinta Yudi Batalipu.

“Jika perbuatan melawan hukum ini dibiarkan, Publik bisa menduga jangan-jangan perbuatan pembukaan garis police line tersebut ada keterlibatan oknum tertentu” tambah Yudi Batalipu

Berita Terkait:  GEGARA AKSES SIPOL, KETUA BAWASLU PROTES KPU

Selain itu, oknum anggota polisi yang diduga ikut bersama melakukan pembukaan garis police line dan membiarkan HK alias Han memproduksi emas dapat di proses sesuai dengan hukum yang berlaku, pinta Yudi Batalipu .

Sabtu, 30 mei 2026 pemilik lahan HK alias Han saat dihubungi media melalui WhatsApp berdering tapi tidak diangkat, pun konfirmasi melalui WhatsApp tidak di balas.

Diketahui, Lokasi PETI Desa Pidung telah dilakukan police line Tipidter Mabes polri Jumat 6 Maret 2026.

Komentar