A—TIMES,MANADO– Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara (KPwBI Sulut) mengadakan kick-off kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 M. Kegiatan yang dihadiri pimpinan perbankan di Sulawesi Utara ini menjadi penanda dimulainya layanan penukaran uang Rupiah. 
Kick off dilakukan secara simbolis melalui penyematan topi kepada petugas kas keliling serta pelepasan mobil kas keliling oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara bersama pimpinan perbankan. Pelepasan tersebut menandai dimulainya pelayanan langsung kepada masyarakat.
Pada tahun ini, KPwBI Sulut menyiapkan uang tunai sebesar Rp1,4 triliun, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,17 triliun. Penyediaan ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan uang tunai seiring peningkatan aktivitas ekonomi dan tradisi berbagi di bulan Ramadan.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Joko Supratikto, menyampaikan bahwa layanan penukaran tahun ini diperluas agar lebih mudah dijangkau masyarakat. “SERAMBI 2026 berlangsung pada 18 Februari sampai 13 Maret 2026 dengan 14.000 paket penukaran, dimana 1 paket bernilai Rp5,3 juta yang terdiri dari berbagai pecahan mulai dari Rp1.000 hingga Rp50.000. Layanan penukaran tidak hanya di Manado, tetapi juga menjangkau Tomohon, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow, dan Kotamobagu,” ujarnya.
Selama Ramadan, kebutuhan uang pecahan kecil biasanya meningkat untuk transaksi harian serta kegiatan sosial keagamaan. Kondisi tersebut sering menimbulkan antrean panjang dan membuka peluang penukaran melalui pihak tidak resmi. Untuk mengatasi hal tersebut, Bank Indonesia mengimbau masyarakat menggunakan layanan penukaran resmi dan melakukan pemesanan melalui aplikasi PINTAR ( https://pintar.bi.go.id) sebelum datang ke lokasi.
Dengan layanan kas keliling, Bank Indonesia menghadirkan penukaran uang lebih dekat ke masyarakat tanpa harus datang ke kantor bank. Kehadiran layanan ini diharapkan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan tradisi berbagi selama Ramadan.
Selain layanan penukaran, kegiatan SERAMBI juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat untuk semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, termasuk pentingnya merawat uang agar tetap layak edar serta menggunakan layanan resmi penukaran.
Melalui program ini, Bank Indonesia menegaskan komitmennya menjaga kelancaran sistem pembayaran, pemerataan distribusi Rupiah, serta memberikan layanan publik yang aman dan tertib selama Ramadan dan Idulfitri.(*)






























Komentar