A– TIMES,BITUNG– Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E Selasa (4/8/2026) padat agenda. Dalam sehari, ia duduk di dua meja penting: bicara soal laut dan bicara soal pelayanan ke warga Komitmen Pemkot Bitung tahun ini jelas. Sektor unggulan daerah harus kuat, dan pelayanan ke masyarakat harus makin baik. Pertama Bahas Laut Bitung Bareng KKP dan Pemprov Sulut Bitung dikenal sebagai pusat industri perikanan di Sulut. Makanya, Pemkot mengundang audiensi bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI dan Gubernur Sulut. Fokus pembahasan pada tiga hal pertama menajamkan program strategis sektor maritim, kedua mempercepat pembangunan infrastruktur perikanan. Ketiga mengoptimalkan potensi laut agar langsung dirasakan nelayan dan pelaku usaha lokal. Intinya bagaimana laut Bitung bisa jadi penggerak ekonomi yang adil untuk warga pesisir. Usai bahas laut, Wali Kota bergeser ke agenda berikutnya. Pemkot Bitung resmi membuka _Entry Meeting_ Penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik 2026 bersama Ombudsman RI. Ini bukan sekadar penilaian. Ini bentuk komitmen Pemkot untuk berbenah. Tujuannya,tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, bebas maladministrasi. Dan yang paling penting, pelayanan ke masyarakat makin cepat, adil, dan bisa diakses semua orang. “Kami terbuka dievaluasi. Karena dari situlah kita tahu mana yang harus diperbaiki,” kata Wali Kota.Dua agenda berbeda, tapi tujuannya sama: bikin Bitung makin maju. Sektor perikanan dikuatkan supaya ekonomi jalan. Pelayanan publik dibenahi supaya warga nyaman.Pemkot Bitung mengajak seluruh warga mendukung langkah sinergis ini. Biar Bitung tidak hanya besar karena pelabuhannya, tapi juga karena pelayanannya. (*)































Komentar