Abid Sentil Keharmonisan AARS saat Safari Ramadhan di Ponpes Darul Istiqomah

Harimanado.com,MANADO— Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Manado dr Richard Sualang saling pandang sambil tersenyum.

Duet yang disapa AARS senyum ketika mendengar tausiyah Hi Abid Takalamingan saat safari Ramadhan Pemkot Manado di kompleks Masjid Pondok Pesantren Darul Istiqomah Selasa (19/03/2024).

Di sela sela kultum, mantan Ketua Baznas Sulut ini memberi apresiasi dengan kinerja Andrei Angouw dibantu Richard Sualang.

Sampai saat ini pak wali kota dan pak wakil wali kota telah buktikan prestasi di sektor pembangunan. Keduanya juga saling menopang. Bagi saya mereka berdua pantas lanjutkan,”ujar Abid sambil tersenyum.

Abid juga menyentil soal hakikat puasa Ramadhan. Yang membedakan dengan puasa lainnya. Ibadah puasa Ramadhan tidak bisa diukur atau dilihat siapapun. Berbeda dengan ibadah shalat wajib. Bersedekah. Naik haji atau ibadah lainnya.

Berita Terkait:  Porprov di Bolmong Selesai, Manado Juara

“Makanya pahala ibadah puasa Ramadhan tidak sama di semua orang. Karena hanya Allah yang tahu nilai puasanya.

Abid juga mengajak semua tokoh politik, tokoh agama, masyarakat untuk meneduhkan suasana. Apa yang dirasakan saat Pemilu sudah saatnya ditinggalkan.

Ketua Pondok Darul Istiqomah KH Muyassir Arif mengucapkan terima kasih karena sepanjang dia bertugas di ponpes, baru kali ini Wali Kota Manado berkunjung.Sejak wali kota lama dan sebelumnya tidak pernah hadir.

Berita Terkait:  Wagub : Kepala SKPD Jangan Punya Agenda Sendiri

“Ini sejarah pertama wali kota berkunjung di acara ponpes Darul Istiqomah. Terima kasih pak wali. Kita ini sudah lengkap. Ada sekolah dari MI sampai madrasah Aliyah. Ada pesantren. Ada panti asuhan. Ada usaha kolam dan berkebun,”tutur Muyasir.

Sebelum tausiyah Wali Kota Andrei mengulas berbagai hal. Kesadaran bersama untuk patuh dan disiplin. Dia juga mengajak untuk move on, tinggalkan suasana pemilu dan pilpres.

Para pejabat yang hadir dari kepala dinas, para stafsus, pimpinan ormas, FKDM, FKUB dan FPK serta anak anak santri.(hm)

Komentar