Alhamdulillah Bulan Ramadhan Rekatkan Ukhuwah Gubernur YS dan MUI Sulut

Dukalang: Pak Gubernur Telah Amalkan Isi Al Quran

A-Times.id,Manado- Berkah bulan suci Ramadhan sangat terasa di acara silaturahmi antara Gubernur Sulut Mayjen (purn) Yulius Selvanus (YS) dan ratusan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut.

Silaturahmi antara umara dan ulama ini berlangsung di acara buka puasa bersama Gubernur YS dan MUI Sulut yang dipimpin Ketua Umum Prof Dr Nasaruddin Yusuf MAg di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Selasa sore hingga malam (24/02/2026).

banner

Gubernur yang masih kenakan safari, ditemani Wakil Gubernur Sulut Dr Victor Mailangkay SH, calon Sekprov Sulut Dr Tahlis Galang, para asisten, belasan kepala dinas di antaranya Kadis Perkebunan Darwin Muchsin, Ass 1 Deny Mangala, Ass 2 Jemmy Ringkuangan, Ass 3 Frangky Manumpil, Kaban Kepegawaian Daerah (BKD) Clay Dondokambey, Plt Kadis Komindig Zainudin Hilmi dan 8 staf khusus gubernur Sulut.

Pengurus MUI Sulut, hadir sekira 90 persen, ada Sekum MUI Sulut Dr Taher Tanggung, para ketua yaitu Drs Hi Anwar Sandiah, Hi Masrur Mustamat ME, Prof Dr Sangkertadi, Hi Kudrat Dukalang, Hi Mashar Kinontoa MAg, Ha Lutvia Alwi MH, Prof Dr Rukmina Gonibala MAg, Hi Adnan Mandiri.

Juga para sekretaris seperti H. Ramli Makatungkang, M.Pd, Hamka Dondo MAg, Suyanto Muarif MH, Jaelani Mansur MPd.

Berita Terkait:  Guru Non-ASN 3 Tahun Kerja Diangkat Tanpa Tes

Jajaran pengurus komisi seperti Prof Dr Rahman Konoras MH, Fadly Kasim MH, Dr Kalo Tahirun, Mazhabullah Ali SH, Hi Fahmi Polontalo, Agus Budiarto, Dr Dwianto Putro, Hi Hamzah Latif, Dr Fitri Mamonto, Nur Amalia.

Pengurus Komisi Infokom dan Digitalisasi Fikri Gazali, MH, Sultan Dali, S.E, H Hamka Nendey, S.P, Drs. Sudiono W. Iksan, M.PdI, Syahril Abbas, S.E. S.Pd.I, Arifin Wahid, S.E, Renaldi Laoming, Mahyudin Bandjer, M.Pd, Ahmad Fuad, S.Pd Drs. Hartono Bawenti, M.H, ketua dewan penasehat Kiai Abdul Wahab Abd Gafur, dewan pembina Syahrul Poli, Mahmud Daud dan lainnya.

30 menit sebelum buka puasa, Ustadz Kudrat Dukalang didaulat membawa tausyiah. Beberapa pesan moral yang disentil mantan Kepala MIN 1 Molas itu.

Di antaranya umara (gubernur Sulut) dan ulama (MUI Sulut) tidak bisa dipisahkan untuk urusan kepentingan umat. Untuk mensejahterakan rakyat Sulut dan kemaslahatan orang banyak.

“Kalau umara dan ulama jelek, maka akan berdampak buruk untuk kepentingan daerah,”sentil Kudrat.

Kudrat juga menguraikan peran MUI Sulut sangat dibutuhkan pemerintah. Di dalam organsasi MUI ada para pimpinan ormas Islam, ICMI, para akademisi dan orang profesional lainnya.

Berita Terkait:  KETUA PAN MANADO SEBUT ABID TAKALAMINGAN LAYAK DPD RI

Tak lupa mantan kepala Biro IAIN Manado ini mengapresiasi gubernur Sulut YS yang bermental kuat. Punya jiwa welas asih dan tidak sungkan meminta maaf meski belum tentu lakukan kesalahan.

Dia salut melihat gubernur yang mampu mengendalikan emosinya dan membuka diri ketika dikritik.

“Pak gubernur dalam prakteknya telah mengamalkan Al Quran di bulan Ramadhan ini,”ucapnya disambut aplaus dari gubernur dan para pengurus MUI Sulut.

Malah, Gubernur YS mengangkat tangan kanannya untuk cess dengan ketua MUI Dr Nasarudin.
Kudrat juga menyentil respon cepat gubernur terkait miss komunikasi saat acara pelantikan dan taaruf MUI Sulut pada 14 Februari lalu.

“Kami sangat senang dengan respon pak gubernur supaya tidak akan bias dan liar isu ini,”katanya sambil mengakui hubungan dekat dengan wagub Victor.

Lima menit jelang buka puasa, KH Muyassir memimpin doa untuk kedamaian, kesejahteraan dan terbinanya hubungan umara dan ulama.(lip)

Komentar