A-Times.id, Manado- Partai puncak Turnamen Domino Ketupat 2026 antar gardu/regu diluar prediksi pecinta olah raga domino Sulut.
Pasalnya di partai final kejuaraan yang direkomendasi Pengda Persatuan Olah Raga Domino (Pordi) Manado, terjadi kejutan.

Tim penyelenggara Abdullah Alhabsy didampingi Arief Syawie dan Samaun mengakui olah raga domino banyak kejutan.
“Pola main grup lebih menantang lantaran bertanding bawa mama tim. Tujuan kami tercapai supaya terbentuk gardu atau grup ,”tutur Abdullah yang disapa Aba Udung, di lokasi pertandingan di kediaman Hi Salahudin Ganggong Kelurahan Dendengan Dalam Minggu (03/05/2026).

Turnamen untuk persiapan Iven lebih besar 14 Juli 2026 dinilai sukses.
Para atlet, para ketua gardu, Ketua Pordi Sulut Rivai Adam dan Ketua Pordi Manado Hi Salahuddin Ganggong, serta sponsor acara Kanit Aiptu Pol Ramlan Amiri, air mineral cleo mengakui puas dengan hasil pertandingan.
Mereka memberi apresiasi cara tim mendesain format pertandingan dan sikap tegas panitia jalankan aturan.

“Kami salut dan apresiasi dengan jalannya pertandingan. Meski kami kalah tapi panitia sudah kerja profesional,”kata Wakil Ketua KONI Manado Hi Abid Takalamingan di sela pertandingan.
Turnamen Ketupat diikuti 30 tim dari 32 tim wakili gardu atau 90 pasangan. Dua tim lolos berdasarkan undian nomor.
Sebelum lomba diawali syukuran halal bi halal. Sambutan Ketua Pordi Rivai Adam sekaligus dia beri pujian ke tim kerja yang mendesain acara. Hi Udin Ganggong mengucapkan apresiasi ke tim kerja.Kemudian Abid Takalamingan memberi tausyah singkat tentang dampak positif olah raga domino.
Di partai final tim underdog Gardu Maasing terdiri dari pasangan senior Ami Fahmi/Yanto, pasangan gado gado Nunu/Novri Satilu dan Rony/Jamal menantang tim pengalaman Gardu Nusantara (NU) yang diketuai Dr Ulyas Taha.
Hasil akhir Gardu Maasing sukses mengandaskan mimpi gardu NUsantara 2 -1

Sebelum ke final Maasing mampu menumbangkan tim favorit Gardu Kampar 1 di babak semi final (4 besar). Jamal dkk menang 2-1 atas tim yang dipimpin Arief Syawie dan Fachri “Ane” Adam.
Sementara NU di semifinal sukses menyingkirkan tim anak muda Sindulang dengan poin 2-1. Di posisi 3 direbut tim Sindulang dan juara 4 tim Kampar.
Untuk para juara 1-4 diberi hadiah hiburan berupa uang tunai dari para sponsor yaitu Kanit Ramlan Amiri dan Hi Salahudin Ganggong.(sal)




























Komentar