A– TIMES,BITUNG–Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K menggelar silaturahmi bertajuk “Kemitraan Polres Bitung dengan Wartawan Biro Bitung”. Turut mendampingi para PJU dan Kasat di jajaran Polres Rabu(5/8/2026). Ini pertemuan pertama AKBP Arie dengan media sejak resmi menjabat kurang dari sebulan. Pria kelahiran Semarang, lulusan Akpol 2005 ini datang dengan gaya santai dan ramah .Di hadapan para jurnalis, AKBP Arie langsung to the point. “Kami Butuh dukungan media untuk bantu jaga Kamtibmas di Bitung lewat berita yang edukatif, akurat, dan bikin tenang,” ujarnya.
Ia juga buka pintu lebar. “Kalau ada yang kurang dari kami, sampaikan. Kritik membangun kami terima. Tujuannya satu: pelayanan ke masyarakat makin baik.”Saat sesi diskusi jadi paling ramai. Kapolres menjawab satu-satu isu yang lagi jadi sorotan: Diantaranya Antrean Panjang di SPBU.”Kami sudah perintahkan Kapolsek, Kasat Samapta, dan Kasat Lantas untuk turun langsung. Penertiban harus jalan terus biar tidak chaos,” katanya. Dugaan Penimbunan Solar Subsidi Satreskrim sudah diminta bergerak. “Sedang kami selidiki secara prosedural. Kalau ada yang main-main dengan BBM subsidi, kita tindak,” tegasnya. Proses hukum tetap jalan. “Penyidik sekarang lagi lengkapi bukti dan koordinasi dengan ahli. Transparan, sesuai prosedur,” jelasnya.Ada 2 laporan yang masuk: dugaan penganiayaan dan dugaan pengrusakan. “Polisi tidak akan biarkan aksi anarkis. Kami tangani profesional, objektif, sesuai SOP. Soal Restorative Justice, itu kembali ke kesepakatan kedua belah pihak. Kami tidak intervensi,” ujarnya. Sebelum bubar, AKBP Arie menyampaikan terima kasih. “Terima kasih untuk teman-teman media. Peran bapak ibu penting sekali untuk kasih informasi yang benar ke masyarakat. Kami di Polres berkomitmen terus berbenah. Targetnya cuma satu: warga Bitung aman, nyaman, dan ekonomi jalan terus,” pungkasnya. (*)
Komentar