A–TIMES,MANADO–Pemprov Sulut dibawah kepemimpinan gubernur Mayjen TNI (Purn,) Yulius Selvanus gerak cepat pasca terjadinya banjir Bandang di kabupaten Sitaro.
Gubernur Yulius telah memerintahkan jajaran terkait di Pemprov Sulut untuk segera memberikan bantuan Alat berat, kebutuhan bayi, kebutuhan lansia, pakaian, kasur, makanan bagi masyarakat yang terdampak bencana. ” Atas nama Pribadi dan Pemerintah provinsi Sulut saya menyampaikan duka yang mendalam atas peristiwa banjir bandang yang terjadi di siau, kami sangat prihatin dengan kejadian ini,” ujar Gubernur Yulius
Gubernur menegaskan bahwa Pemprov Sulut akan hadir dan memberikan dukungan penuh bagi masyarakat terdampak, baik dalam penanganan darurat maupun pemulihan pascabencana.
Banjir bandang tersebut berdampak luas di sejumlah wilayah Kecamatan Siau Timur. Selain menyebabkan kerusakan material, bencana ini juga menimbulkan korban jiwa, korban hilang, serta korban luka-luka.
Wilayah terdampak meliputi Kelurahan Paniki, Kelurahan Paseng, Kelurahan Bahu, Kampung Bumbiha, Kampung Peling, Kampung Laghaeng, Kampung Batusenggo, Kampung Beong, dan Kampung Salili.
Berdasarkan data sementara, jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 11 jiwa, korban hilang 4 orang, dan korban luka-luka 18 orang.
Dari jumlah tersebut, dua korban luka berat direncanakan akan dirujuk ke rumah sakit di Kota Manado untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Pemerintah Kabupaten Sitaro telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari guna mempercepat proses penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak.(*)




























Komentar