Manado Penyumbang Inflasi Tertinggi 4,05 Persen

 

A—TIMES,MANADO—- Tingkat Inflasi secara month to month (m-to-m) dan year to date (y-to-d) Provinsi Sulawesi Utara bulan Januari 2026 sebesar 0,67 persen.  Dari data yang dirilis BPS Sulut pada Senin (2/2/2026), Kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau mencatat inflasi tertinggi sebesar 1,57 persen, dengan andil inflasi mencapai 0,50 persen. Kepala BPS Sulut Agus Sudibyo mengungkapkan Januari 2026 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Sulawesi Utara sebesar 3,04 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,33. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Manado sebesar 4,05 persen dengan IHK sebesar 108,22 dan inflasi terendah terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan sebesar 0,99 persen dengan IHK sebesar 109,67. ” Inflasi y-on-y terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,48 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 12,20 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,92 persen; kelompok pendidikan sebesar 9,68 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,80 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 13,01 persen,” urainyam Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 3,23 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,10 persen; kelompok transportasi sebesar 0,85 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,19 persen; dan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 3,14 persen.(*)

banner

 

Berita Terkait:  IOH Hadirkan Kemudahan Transaksi melalui MyIM3 dan bima+

Komentar