Karhutla di Gunung Klabat, Hukum Tua Tateli,Turun Bersama Aparat Desa  Bangun Sekat Api

PROAKTIF: Hukum Tua Desa Tateli Anasthasia Angkouw bersama aparat desa bangun pembuatan sekat Api ditapal batas desa .(*)

A–TIMES,MNIUT– kebakaran di Gunung Klabat Minahasa Utara  terus menggugah hati semua pihak . Hukum Tua desa Tateli  Rossieana Anasthasia Angkouw juga tak tinggal diam . Di tengah kepulan asap Karhutla Gunung Klabat yang tak kunjung padam hampir dua pekan, perempuan yang akrab disapa Rossi itu memilih turun bersama warga. Ia memimpin langsung pembuatan sekat api di tapal batas Desa Tatelu dan kaki gunung tertinggi di Sulut tersebut. Pagi itu, sejak pukul 08.00 WITA, di bawah terik yang menyengat, Rossi bersama 10 aparat desanya menyisir semak kering. Selama empat jam lebih, mereka membuat parimeter – garis pembatas agar jilatan api tidak masuk ke permukiman seluas 1.217 hektare. Bagi Rossi, ini bukan soal gagah-gagahan. Di desanya ada ratusan lansia dan balita yang paling rentan. “Sudah banyak warga yang batuk-batuk karena asap. Kalau apinya lolos masuk desa, saya tidak bisa bayangkan risikonya,” ujarnya pelan, usai berjibaku dengan peluh. Jiwa atletnya sebagai peraih medali perak WFF Singapore Grand Prix terlihat di lapangan. Ia tak canggung masuk ke area hutan yang mulai terpapar percikan api, padahal bisa saja ia hanya mengutus staf. Sekretaris Desa Indra Nelwan yang ikut di lokasi pun geleng kepala.”Beliau bisa saja suruh kami saja. Tapi Ibu bilang ini risiko jabatan. Seorang pemimpin harus di depan. Saya salut,” kata Indra. Aksi ini sejalan dengan instruksi Bupati Minut Joune Ganda untuk semua desa di lingkar Klabat siaga penuh. Gunung setinggi 1.995 mdpl itu kini dalam kondisi sangat kering, angin kencang membuat api sulit dikendalikan. Kini, setelah sekat darurat itu jadi, aparat Desa Tatelu bersama kepala jaga akan patroli dua kali sehari. Berharap garis tipis yang mereka buat pagi kemarin  mampu menjadi benteng terakhir bagi Tatelu.” Mari kita semua saling peduli apalagi  cuaca hingga saat ini masih ekstrem,angin kencang dan minimnya air ini yang menjadi tantangan bagi kita semua untuk memadamkan Api,ayo saling peduli saling menopang demi keselamatan bersama,” pungkas Rossi.(lily)

Berita Terkait:  Bawa Tauziah, Abid Ingatkan JCH Minut Luruskan Niat

Komentar