Dr. Theofransus Litaay – Akademisi yang Menjembatani Kampus dan Istana

A–TIMES,MANADO–+Nama Dr. Theofransus Litaay atau akrab disapa Theo Litaay bukanlah nama baru di lingkaran kebijakan nasional. Ia adalah akademisi dengan jejak panjang di pemerintahan, yang memilih mengabdi di persimpangan antara ilmu hukum dan pembangunan. Selama hampir satu dekade, 2015 hingga 2024, Theo dipercaya sebagai Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden (KSP). Di Kedeputian V KSP, ia menjadi salah satu sosok kunci yang mengawal isu-isu kompleks: pembangunan Papua, otonomi khusus, hingga percepatan kawasan Indonesia Timur. Pengalamannya membuatnya juga tercatat sebagai Advisor untuk Analisis Papua Strategis (APS). Di balik peran strategisnya di Istana, Theo tetaplah seorang akademisi. Lulusan Sarjana Hukum UKSW Salatiga ini menempuh Master of Laws (LL.M) di Vrije Universiteit Amsterdam, Belanda, dan meraih gelar Ph.D dari Charles Darwin University, Australia. Kini, ia kembali mengabdi sebagai dosen di almamaternya, UKSW Salatiga, membagikan pengalaman meramu kebijakan di tingkat nasional kepada generasi muda.Bagi GMKI, sosok Theo Litaay adalah representasi ideal dari Tri Panji: Tinggi Iman, Tinggi Ilmu, Tinggi Pengabdian – seorang kader yang berpikir global, bertindak lokal, dan setia mengabdi untuk Indonesia Timur.(*/ly)

Berita Terkait:  UNSRAT Jamin Tidak Ada Tekanan terhadap Mahasiswa Baru

Komentar