A–TIMES,MINUT–Nama Rossieana Anasthasia Angkouw tak asing di lingkungan Pemkab Minahasa Utara. Dikenal sebagai PNS yang disiplin dan santun,kini ia memilih jalan berbeda: maju sebagai calon Hukum Tua Desa Tatelu, Kecamatan Dimembe pada Pilhut serentak Minut 2026. Langkah ini bukan sekadar ambisi. Rosi, sapaan akrabnya, mengaku dorongan itu datang dari hati dan dukungan keluarga besar Walukouw-Angkouw. Selama dua tahun terakhir, ibu dua anak ini dipercaya sebagai Plt Hukum Tua di salah satu desa tertua di tanah Nyiur Melambai itu. Dari situlah ia melihat langsung apa yang masih perlu dibenahi. “Bagi saya, menjadi bagian masyarakat yang bisa mendorong perubahan di desa menjadi makin baik adalah hal yang saya sukai, terutama mendorong SDM perempuan makin baik dari sebelumnya. Selain itu saya juga ingin meneruskan program kerja yang sudah saya jalankan sebelumnya,” ujar Rosi, yang juga dikenal sebagai pecinta sepeda. Visi Rosi cukup jelas: perbaikan infrastruktur, penguatan SDM, dan memberi ruang lebih besar bagi perempuan dalam pembangunan desa menuju Indonesia Emas. Bekal 16 tahun sebagai PNS plus pengalaman memimpin di desa, diyakini menjadi modal kuat untuk mendorong ekonomi dan pembangunan Tatelu. Ketika ditanya soal keuntungan pribadi, peraih juara di Fornas Bandung dan Lombok itu justru tertawa lepas. “Jabatan Hukum Tua itu adalah pelayan masyarakat, bukan mencari keuntungan pribadi atau nama besaar” tegas istri Anggota DPRD Sulut Henry Walukow itu. Dengan gaya santun namun tegas, Rosi berharap mendapat kepercayaan warga Tatelu untuk melanjutkan pengabdian, bukan dari balik meja birokrasi lagi, melainkan sebagai pelayan langsung di desanya sendiri.(*)
Dari ASN ke Calon Hukum Tua: Rossiena Angkow Ingin Tatelu Lebih Maju

































Komentar