A–TIMES,MANADO– Badan Pusat Statistik (BPS) RI mulai Sensus Ekonomi 2026 di tengah tahun. Bagi Sulut, ini jadi momentum penting untuk melihat seberapa kuat denyut usaha dari laut sampai darat. Wakil Kepala BPS RI Dr. Sonny Harry Budiutomo Harmadi mengungkapkan sensus ini sesuai amanat undang undang .
“Ibarat Medical Check up. Datanya dipakai buat pembangunan ke depan,” ujarnya saat Pencanangan Sensus Ekonomi 2026(SE2026) di Manado yang digelar di gedung Mapalus kantor gubernur Sulawesi Utara didampingi kepala BPS Sulut Dr Watekhi S.S.I .M.S.E dan jajaran BPS Sulut. Hadir gubernur Sulut Mayjen (purn ) TNi Yulius Selvanus, sekprov Tahlis Galang , Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulut Joko Supratikto, ketua DPRD Sulut Andi Fransiscus Silangen Forkopimda dan lainnya.
Wakil kepala BPS RI Sonny mengungkapkan pendataan kepada semua pelaku usaha, bukan cuma yang besar karena ini sangat dibutuhkan .Kegiatan ini menegaskan komitmen BPS untuk memastikan seluruh tahapan SE2026 berjalan dengan baik dan menghasilkan data ekonomi yang berkualitas. Dukungan pelaku usaha dan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan data yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Sensus kali ini mendata semua unit usaha di Sulut. Dari warung, UMKM, koperasi, sampai perusahaan. Ia mengapresiasi gubernur Sulut yang sangat proaktif dengan SE 2026. “Tujuannya dapat peta ekonomi yang lengkap. Biar kebijakan tepat sasaran,” kata Sonny. Ia minta dukungan Mendagri dan Pemda agar petugas bisa menjangkau semua pelaku usaha.Sulut punya modal kuat membangun perekonomian lebih baik karena kaya akan potensi laut, pariwisata Pertanian dan lainnya. “Data lautnya luar biasa. Itu modal besar,” katanya. Ia menyoroti 3 indikator Sulut yang di atas rata-rata nasional: -Pertumbuhan Ekonomi Sulut 6,82%, di atas nasional Kemiskinan 6,62%, lebih rendah dari rata-rata nasional, IPM juga di atas rata-rata nasional dan Stunting turun tercepat di Sulawesi Pariwisata yang sangat berpotensi besar diantaranya Taman Nasional Laut Bunaken itu kekayaan yang harus terus tumbuh. Ia berharap dengan data Sensus Ekonomi 2026, pemerintah bisa tahu sektor mana yang paling hidup, UMKM mana yang perlu dibantu, dan potensi laut-pariwisata mana yang bisa digarap lebih dalam.”Kalau semua pelaku usaha terdata, kebijakan ekonomi Sulut bisa lebih presisi,” tutup Sonny.(*)




























Komentar