A—TIMES,GORONTALO– Teknologi drone pertanian berukuran besar jadi perhatian Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E. saat meninjau Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani dan Nelayan 2026 di Limboto, Kabupaten Gorontalo, Senin(22/6/2026). Drone berbasis teknologi cerdas itu mampu menyemprot pestisida, memupuk, memetakan lahan, memantau tanaman, hingga mendistribusikan logistik pertanian dengan cepat dan presisi. Honandar menyebut alat tersebut sebagai penentu arah pertanian modern Indonesia. “Pertanian masa depan harus bertumpu pada inovasi. Kita tidak bisa terus pakai pola lama kalau mau produktivitas naik. Daerah harus siap beradaptasi,” kata Honandar.
Ia menilai sektor pertanian kini menghadapi tantangan kompleks, mulai dari perubahan iklim, terbatasnya tenaga kerja produktif, hingga tuntutan peningkatan produksi pangan. Menurutnya, teknologi seperti drone bisa menjadi jawaban. Kunjungan ke PENAS XVII dimanfaatkan Pemkot Bitung untuk menyerap teknologi dan memperluas wawasan yang bisa diterapkan di daerah. “Pengetahuan dari sini harus dibawa pulang untuk pengembangan pertanian di Bitung,” ujarnya. Hengky hadir bersama Ketua TP PKK Kota Bitung Ny. Ellen Honandar Sondakh, S.E., Kepala BKPSDMD Give R. Mose, AP., http://M.Si., Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Steven Prok, Ketua KTNA Kota Bitung Lily Kadeke, serta para penyuluh pertanian.Selain drone, rombongan meninjau stan benih unggul, alat mesin pertanian modern, inovasi pascapanen, hingga produk agribisnis dari kementerian, lembaga penelitian, perguruan tinggi, dan pelaku usaha. PENAS XVII merupakan ajang nasional yang mempertemukan petani, nelayan, penyuluh, akademisi, dan pemerintah dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini menampilkan teknologi dan inovasi untuk mendorong pertanian modern dan berdaya saing.Kehadiran Pemkot Bitung di PENAS XVII menjadi bagian dari upaya membangun jejaring dan membuka akses inovasi guna mendukung program ketahanan pangan daerah.(*)




























Komentar