SMU Negeri 1 Manado,Mengawali Rutinitas dengan Doa dan Sapa 

A–TIMES,MANADO –Tepat pukul 06.50 WITA*, halaman dan ruang guru SMA Negeri 1 Manadomulai ramai. Bukan karena bel masuk, tapi karena ada pertemuan pagi antara kepala sekolah dan seluruh guru yang rutin dilakukan sebelum kegiatan belajar dimulai.Bagi warga SMAN 1 Manado, momen 10 menit ini bukan sekadar formalitas. Ini jadi ruang untuk saling menguatkan, menyamakan arah, dan memastikan pelayanan untuk siswa berjalan dengan baik. “Doa bersama dan pertemuan pagi ini sudah jadi budaya kami. Ini bukan hanya rutinitas, tapi cara kami membangun kerja yang efektif, disiplin, dan harmonis,” kata Kepala Sekolah Jemmy James Jermias Kamis(10/9/2026). Setiap hari kerja, rangkaian aktivitas pagi berjalan tertib:

Berita Terkait:  TNI AD–UNSRAT Bangun Infrastruktur Desa di Talaud Lewat Karya Bakti Skala Besar

1. 06.50 – 07.00 : Doa bersama dan briefing pagi   Dipimpin kepala sekolah, seluruh guru berkumpul. Ada doa bersama, penyampaian informasi penting hari itu, agenda sekolah, hingga evaluasi singkat kegiatan kemarin.

banner 728x90

2. 07.00 – 07.15 : Pembinaan dari Wali KelasSetelah briefing, para wali kelas kembali ke kelas masing-masing. Di 15 menit ini, wali kelas memberikan motivasi, mengecek kehadiran, kerapian, dan kesiapan siswa sebelum masuk jam pelajaran.

3. 07.15 – 15.00 : Aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar   Jam pelajaran dimulai. Guru sudah lebih siap karena semua informasi dan koordinasi sudah dilakukan sejak pagi. Kepala sekolah menilai, pertemuan singkat 10 menit itu punya dampak besar. Komunikasi jadi lebih lancar, potensi miskomunikasi berkurang, dan guru merasa satu tim.”Kalau dari pagi kita sudah duduk sama-sama, berdoa bersama, dan bicara dengan hati yang tenang, maka sepanjang hari pelayanan ke anak-anak juga akan terasa lebih baik” jelasnya.Bagi SMAN 1 Manado, memulai hari dengan doa dan koordinasi adalah cara sederhana untuk memastikan satu hal: setiap siswa mendapat pelayanan pendidikan terbaik.(Ly)

Komentar