Irene Golda Pinontoan Ajak TP-PKK Kolaborasi Bersama DLH Manado Tekan Sampah Rumah Tanggan

A-TIMES, MANADO– Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado, Ny. Irene Golda Pinontoan, membuka kegiatan sosialisasi Gerakan Minim Sampah yang dilaksanakan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado, Selasa (20/10/2026).

Irene mengatakan kalau kegiatan ini menjadi upaya mendorong keterlibatan aktif kader PKK dalam mengurangi sampah rumah tangga melalui pemilahan dan pengolahan sampah organik, khususnya dengan memanfaatkan sisa bahan dapur menjadi kompos dan Eco Enzyme.

banner 728x90

“Melalui gerakan tersebut, masyarakat diharapkan semakin terbiasa mengelola sampah sejak dari rumah sehingga volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) dapat ditekan,” ucap istri tercinta Walikota Manado, Andrei Angouw.

Sementara Kepala DLH Kota Manado, Drs. Pontowuisang Kakauhe, M.M., melalui Sekretaris DLH, Denny Deddy Sangkaeng, S.E., M.E., menyampaikan apresiasi atas keterlibatan ibu-ibu PKK dalam mendukung upaya pengelolaan sampah, terutama sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga.

Berita Terkait:  Reshuffle Kabinet NAMA OLLY KEMBALI DISEBUT

“Peran kader PKK sangat penting dalam menggerakkan perubahan perilaku masyarakat. Sebab, sebagian besar sampah organik berasal dari kegiatan sehari-hari di lingkungan rumah tangga,” terangnya.

Ia menegaskan, sampah yang selama ini dianggap tidak memiliki nilai guna sebenarnya masih dapat diolah menjadi produk bermanfaat apabila dikelola dengan cara yang tepat.

“Karena itu, kader PKK diharapkan menjadi pelopor dalam membangun kebiasaan memilah sampah, mengurangi sisa makanan, serta mengolah limbah dapur menjadi kompos maupun Eco Enzyme,” harap Denny.

Diketahui, dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 (PSLB3) DLH Kota Manado, Lieke Kembuan, S.Sos., Aj.Ak., turut mendampingi Irene Golda Pinontoan dalam praktik pembuatan kompos dengan memanfaatkan sisa-sisa bahan dapur.

Berita Terkait:  Turis Asing Hanya Diizinkan Lewat Soetta dan Samrat

Praktik tersebut memberikan pemahaman langsung kepada peserta mengenai cara mengolah sampah organik rumah tangga agar memiliki nilai guna sekaligus mengurangi timbulan sampah.

Selain pembuatan kompos, peserta juga mendapatkan sosialisasi dan praktik pengolahan Eco Enzyme sebagai salah satu bentuk pemanfaatan limbah organik. Kegiatan ini turut dihadiri Tim Eco Enzyme Kota Manado serta para Ketua TP-PKK kecamatan se-Kota Manado.

Melalui kolaborasi DLH dan TP-PKK, Gerakan Minim Sampah diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sosialisasi, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan di tengah masyarakat. Dengan demikian, kesadaran mengelola sampah dapat dimulai dari keluarga dan berkembang menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan lingkungan Kota Manado yang lebih bersih dan sehat.(ale/*)

Komentar