Insiden Drag Race Kotamobagu,17 Orang jadi Korban,6 diantaranya Meninggal dunia 

PROAKTIF: Wali Kota Kotamobagu dr Wenny Gaib dan bupati Bolmong Yusra Alhabsyi saat mendatangi RSU kotamobagu di Pobundayan mengecek para korban(*)

A–TIMES, KOTAMOBAGU Suasana duka menyelimuti Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, setelah insiden kecelakaan terjadi di ajang Drag Race dan Drag Bike yang berlangsung 6-9 Agustus 2026. Acara itu digelar oleh TIDAR dan Muda Charaka.Berdasarkan data sementara, 17 oran  menjadi korban. 6 orang dinyatakan meninggal dunia*, sisanya mengalami luka berat dan luka ringan. Peristiwa terjadi ketika salah satu mobil peserta dari Tim Pangeran 05, Honda Jazz, kehilangan kendali di area garis finis dan menabrak sejumlah penonton. Para korban langsung dievakuasi ke dua rumah sakit rujukan, yakni RS Monompia dan RS Pobundayan untuk mendapat penanganan medis.

banner 728x90

Data Sementara Korban RS Monompia

Berita Terkait:  Wagub Kampanyekan Mari Jo Ba Kobong di BMR 

1. Harianti Mokoginta, Bilalang III Utara — Meninggal Dunia

2. Nilawati Mokodongan, Pontodon Induk — Luka Berat

3. Hadi Toisi, Pangian Tengah — Luka Berat

4. Ali Jojang, Bilalang IV — Luka Berat

5. Murdani Pobela, Bilalang Baru — Luka Berat

6. Muxin Dondo, Pontodon Timur — Luka Berat

7. Arhan Mokoginta, Bilalang III — Luka Berat

8. Rapiska Mokodongan, Genggulang — Luka Berat

9. Enjelia Lito, Bilalang III — Luka Berat

10. Prasetio Mokodongan, Pontodon — Luka Ringan

Sedangkan dirumah sakit Pobundayan :

1. Lisma Mokoginta, Bilalang Utara — Meninggal Dunia

2. Ali Ponamon, Pontodon Induk — Meninggal Dunia

3. Risna Longkun, Bilalang Baru — Meninggal Dunia

4. Johar Mokoginta, Pontodon — Meninggal Dunia

5. Biyo Mokoagow, Bilalang III — Meninggal Dunia

Berita Terkait:  Walikota Kotamobagu Irup HUT RI yang ke-80

6. Rina Longkun, Bilalang Baru — Luka Berat

7. Rugaina Menangis, Bilalang IV — Luka BeratCamat Kotamobagu Utara  Kusnadi Pobela mengatakan pihaknya masih menunggu data resmi terkait jumlah korban.Sementara Kasat Lantas Polres Kotamobagu IPTU Luther Simanjuntak  menjelaskan, penanganan tidak sepenuhnya masuk kategori laka lantas biasa karena kegiatan ini memiliki izin resmi dan panitia penyelenggara.  “Namun kami tetap bantu di lapangan untuk memastikan prosesnya berjalan,” ujarnya. Pihak rumah sakit dan aparat terkait masih melakukan pendataan serta verifikasi. Jumlah dan identitas korban dapat berubah setelah data final dirilis. Turut berduka cita untuk keluarga yang ditinggalkan. Semoga yang dirawat segera pulih. (*)

 

 

Komentar