A–TIMES,MANADO– Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara menghadirkan inovasi transaksi QRIS senilai Rp73 pada kegiatan Sinergi Pasar Murah 2026 di Manado, Selasa(21/7/2026). Program ini bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Bank Indonesia. Dalam seremoni pembukaan, dilakukan transaksi QRIS dengan nominal Rp73 sebagai simbol usia BI. Masyarakat yang bertransaksi menggunakan QRIS senilai Rp73 mendapatkan voucher potongan harga Rp5.000 untuk berbelanja di pasar murah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara Joko Supratikto mengatakan, penggunaan QRIS pada kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperluas transaksi digital di masyarakat. “Transaksi digital diharapkan dapat memberi kemudahan, kecepatan, dan keamanan bagi masyarakat saat berbelanja,” ujarnya. Kegiatan Sinergi Pasar Murah ditujukan untuk menjaga stabilitas harga pangan di Sulawesi Utara. Joko menjelaskan, inflasi Sulawesi Utara pada Juni 2026 tercatat 2,12 persen secara bulanan atau 4,48 persen secara tahun berjalan. Angka tersebut berada di atas rentang sasaran inflasi nasional 2,5 persen ±1 persen. Kenaikan harga dipengaruhi oleh komoditas cabai rawit, bawang merah, dan beras. Kondisi tersebut disebabkan adanya gangguan pasokan dan distribusi. Melalui pasar murah, masyarakat dapat memperoleh sejumlah komoditas pangan strategis dengan harga lebih terjangkau. “Sinergi Pasar Murah menjadi salah satu langkah jangka pendek untuk membantu keterjangkauan harga melalui penyediaan komoditas pangan strategis,” kata Joko.Kegiatan ini merupakan kerja sama Bank Indonesia dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Manado, Perum Bulog SulutGo, dan Satgas Pangan Provinsi Sulut.Selain pasar murah dan transaksi QRIS, tersedia pula layanan penukaran uang melalui Kas Keliling. Masyarakat juga dapat mengikuti edukasi Cinta, Bangga, Paham Rupiah di lokasi kegiatan.(*)





























Komentar