Reses ANR , Warga Keluhkan Renovasi Kantor Lurah Hingga Pengurusan ijin PAUD

A-TIMES,BITUNG–Selasa (4/8/2026) siang terasa ramai di lokasi Kelompok Belajar Feiby & Friends. Bukan karena keramaian pasar, tapi karena ada tamu: Anggota DPRD Kota Bitung Aldo Nova Ratungalo (ANR ) datang dalam rangka reses masa persidangan II tahun sidang 2025-2026.Aspirasi yang disampaikan warga Madidir Unet yakni renovasi kantor lurah yang kondisinya memprihatinkan .Kami berharap aspirasi kami diperjuangkan pak Aldo,” kata warga saat reses di ruang kelompok belajar Politisi PDI Perjuangan ini sengaja mampir Feiby & Friends dan PAUD Happy Friends. Begitu duduk, ANR langsung diserbu aspirasi. Pengurus meminta ANR mengawal aspirasi mereka. Mereka menitipkan masa depan anak-anak.Ada 5 hal utama yang mereka sampaikan Izin Operasional.Kami ingin kelompok belajar ini resmi Pak. Kalau sudah ada izin, bisa ikut program dari pemerintah dan bantuannya bisa masuk,” ujar salah satu pengurus. Keduan Ruang Belajar yang Layak. Selama ini tempatnya masih menumpang. Kalau hujan bocor, kalau panas pengap. Anak-anak butuh ruang yang nyaman. Ketiga Modul Belajar dan Alat Peraga Supaya anak tidak hanya hafalan. Bisa belajar sambil bermain dengan alat yang menarik. Keempat,Fasilitas Bermainm Ayunan, perosotan kecil, atau matras. Biar anak-anak punya ruang untuk bergerak dan bersosialisasi dan kelima, Tempat Sampah. Hal kecil tapi penting. Demi kebersihan lingkungan belajar. “Kami tidak muluk-muluk Pak. Cuma ingin anak-anak di sini dapat pendidikan awal yang layak. Mohon didampingi ya urus izinnya,” kata pengurus PAUD Happy Friends. Menariknya s reses kali ini berbeda, ada mahasiswa KKN Unsrat Manado yang ikut duduk.  Ronal dan Kezia, dua mahasiswa yang mewakili teman-temannya, mengaku kagum. “Kami salut sama Pak ANR. Gayanya santai, ngobrol seperti keluarga sendiri. Tapi serius mendengar, dicatat satu-satu. Menurut kami, wakil rakyat seperti beliau ini yang pas dengan kondisi sekarang. Dekat, mau dengar, dan mau turun,” tutur mereka. Mantan Ketua DPRD Bitung itu mengangguk sambil menulis di buku kecilnya. “Saya paham. Ini bukan soal gedung saja, tapi soal masa depan anak-anak kita. Tugas saya memang untuk mengawal ini. Mulai dari urus izin, dorong bantuan ruang belajar, modul, alat peraga, sampai fasilitas bermain dan tempat sampah,” tegas ANR. Ia berjanji semua usulan akan dibawa ke rapat DPRD dan dikoordinasikan dengan Pemkot Bitung. “Reses itu bukan sekadar datang dan pulang. Harus ada tindak lanjut. Saya akan mengawal semua aspirasi warga di sini,” pungkasnya. (*/ly)

Berita Terkait:  Kakuhe Warning Jangan Ada Mark-Up Anggaran Reses

Komentar