Page 8 - A-TIMES.ID - Edisi 15 Desember 2020
P. 8
A 10 9 11 12 1 2 3 TIMES
8 INTERNASIONAL 8 7 6 5 4 SELASA,
15
DESEMBER
2020
Tim
SBRG
Presiden
Iran
Rouhani
Tegaskan
Israel
Bunuh
Ilmuwan
Nuklir
Seriusi
5
Titik
Rawan
A-TIMES,
JAKARTA
—
Presiden
Iran
Hassan
Rouhani
mengeklaim
bahwa
Israel
berada
di
balik
pembunuhan
ilmuwan
nuklir
Iran,
Mohsen
Fakhrizadeh,
Senin
(14/12)
waktu
setempat.
Pelanggaran
Pilkada Kmenuduh
negara
Israel
melakukan
kelayakan
untuk
membangun
senjata
omentar
Rouhani
menandai
per-
tama
kalinya
dia
secara
langsung
nuklir.
Badan
Energi
Atom
Internasional
pembunuhan
bulan
lalu
terhadap
Fakhrizadeh,
ilmuwan
yang
diduga
telah
mengatakan
bahwa
"program
terstruktur"
berakhir
pada
2003.
Badan
intelijen
AS
mendirikan
program
nuklir
militer
Iran
setuju
dengan
penilaian
tersebut
dalam
pada
2000-an.
laporan
2007.
Meski
Israel
berulang
kali
menolak
Setelah
pembunuhan
Fakhrizadeh,
mengomentari
serangan
terhadap
ilmu- seorang
pejabat
keamanan
Iran,
Ali
wan
itu,
banyak
pihak
yang
mencurigai
Shamkhani,
menuduh
Israel
menggunakan
bahwa
Israel
merencanakan
pembunuhan
perangkat
elektronik
untuk
membunuh
selama
dekade
terakhir
ini.
ilmuwan
itu
dari
jarak
jauh.
"Mengobarkan
ketidakstabilan
dan
Meski
demikian,
Israel
menegaskan,
Presiden
terpilih
Joe
Biden
mengata-
perang
di
hari-hari
terakhir
pemerintahan
bahwa
Iran
masih
mempertahankan
kan
AS
berpotensi
kembali
ke
kesepakatan
Trump
adalah
tujuan
utama
rezim
Zionis
ambisi
mengembangkan
senjata
nuklir,
nuklir.
Pada
November,
perwakilan
khusus
dalam
pembunuhan
itu,"
kata
Rouhani. merujuk
pada
program
rudal
balistik
AS
untuk
Iran
Elliott
Abrams
menyatakan
Rouhani
pun
berjanji
untuk
mem- Teheran
dan
penelitian
teknologi
lain. tekanan
sanksi
yang
menargetkan
Iran
balas
pembunuhan
tersebut.
Namun,
dia
Namun,
Iran
kembali
menyangkal
akan
terus
berlanjut
pada
pemerintahan
mengatakan
negaranya
tidak
akan
meng- hal
tersebut,
dengan
mengatakan
bahwa
Biden.
izinkan
Israel
untuk
memutuskan
"waktu
program
nuklirnya
adalah
untuk
tujuan
Abrams
mengatakan
sanksi
yang
atau
tempat"
dari
setiap
tindakan
damai.
Rouhani
juga
merujuk
pada
menargetkan
Iran
atas
pelanggaran
hak
pembalasan
apapun.
kesepakatan
nuklir
2015
antara
Iran
dan
asasi
manusia,
program
rudal
balistik,
dan
Dia
mengatakan
Iran
tidak
akan
kekuatan
dunia,
di
mana
Presiden
Donald
pengaruh
regionalnya
akan
tetap
berlaku.
membiarkan
ketidakstabilan
di
kawasan
Trump
menyingkirkan
AS
pada
2018.
"Program
rudal
dan
masalah
regional
itu.
Fakhrizadeh
mengepalai
program
"Kami
yakin
situasinya
akan
berubah
tidak
memiliki
hubungan
dengan
AMAD
Iran,
yang
diduga
Israel
dan
Barat
di
bawah
pemerintahan
AS
yang
baru,"
kesepaka-tan
nuklir.
Ini
sama
sekali
bukan
sebagai
operasi
militer
yang
melihat
katanya.
masalah
diskusi,"
kata
Rouhani.
(REP/*)
Turki
Berlakukan
Lockdown
4
Hari
Selama
Tahun
Baru
A-TIMES,
JAKARTA
—
Presiden Turki, Recep
Tayyip
Erdogan mengumumkan lockdown 4
hari
selama
liburan Tahun
Baru.
Kebijakan
ini
diambil
untuk
mencegah
lonjakan
kasus
infeksi virus
Corona (COVID-19).
ilansir
kantor
berita AFP,
Erdogan
mengatakan
angka
pejabat
hanya
melaporkan
jumlah
Selasa
(15/12),
Erdogan
terbaru
menunjukkan
bahwa
kasus
COVID-19
yang
bergejala.
Dmengatakan lockdown akhi pembatasan
Turki
berhasil
dan
Tanpa
penjelasan,
para
pejabat
r
pekan
nasional
dan
jam
malam
m e n g u m u m k a n
j a m
m a l a m
beralih
kembali
untuk
melaporkan
setiap
hari
yang
diberlakukan
nasional
dari
pukul
21.00
pada
31
jumlah
total
infeksi
dan
menam-
bulan
ini
berhasil
memperlambat
Desember
hingga
5.00
pada
4
b a h k a n
s e m u a
k a s u s
y a n g
penyebaran virus
Corona. J a n u a r i .
D i a
m e n g a t a k a n
sebelumnya
tidak
dilaporkan
pada
Virus
Corona di
negara
ini
telah
lockdown diperlukan
“untuk
10
Desember.
menewaskan
16.
464
orang
di
mengkonsolidasikan
hasil
baik
Turki melaporkan
29.617
kasus
negara
yang
berpenduduk
83
juta
kami”
dalam
memerangi virus
baru
pada
Senin
(14/12),
angka
ini
orang.
Kematian
harian
COVID-19
Corona. m e n u n j u k k a n
s a l a h
s a t u
di
Turkey
mencapai
rekor
tertinggi
Melacak
angka
infeksi
Corona
di
peningkatan
kasus
harian
tertinggi
bulan
ini,
sebelum
melandai
dalam
Turki
memang
rumit
lantaran
di
Eropa.
(dtik/*)
beberapa
hari
terakhir. selama
lima
bulan
terakhir,
para

