Wali Kota Tegaskan Cap Go Meh Bukan Sekedar Tradisi,juga Ajang Promosi Pariwisata 

 

A—TIMES,BITUNG–Cap Go Meh atau Goan Siau bukan hanya tradisi masyarakat Tionghoa, tetapi telah menjadi bagian dari agenda resmi daerah yang memberi dampak langsung terhadap sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat. Hal ini dikatakan Wali kota Bitung Hengky Honandar didampingi Wakil wali kota Randito Maringka bersama sekot IGN Rudy Theno Selasa(3/3/2026) saat hadir di Klenteng Seng Bo Kiong.” Pemerintah terus mendukung kegiatan seperti ini dan ini juga sebagai bagian dari promosi di bidang Pariwisata juga sekaligus menjaga tradisi ditengah keberagaman,” kata Wali kota usai prosesi tersebut. Honandar juga berharap perayaan Cap Go Meh dapat terus dipertahankan sebagai agenda tahunan yang tidak hanya memperkuat kerukunan antarumat beragama, tetapi juga mendorong pertumbuhan UMKM dikota Bitung. Ribuan warga antusias menyaksikan prosesi Cap Go Meh.

Agenda diawali doa lintas agama yang melibatkan tokoh-tokoh agama di Kota Bitung dan diramikan dengan berbagai atraksi berupa Barongsai, pawai dan alunan musik tradisional bernuasa Tionghoa. Jalan sepanjang depan Klenteng macet total karena tingginya antusias warga bahkan ada beberapa turis mancanegara yang datang dilokasi Klenteng menyaksikan prosesi Cap Go Meh. Turut hadir ketua TP PKK Ellen Honandar -Sondakh, sekretaris PKK Jacynta Maribel Maringka-Gumolung ketua DWP Nyonya Rudy Theno dan lainnya. (*)