A—TIMES,MANADO–Kepala BPS Sulut Agus Sudibyo Sulut pada Februari 2026 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Sulawesi Utara sebesar 4,64 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,44. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Manado sebesar 5,73 persen dengan IHK sebesar 109,03 dan inflasi terendah terjadi di Kabupaten Minahasa Utara sebesar 2,72 persen dengan IHK sebesar 113,70. Inflasi y-on-y terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 3,29 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 16,71 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,61 persen; kelompok transportasi sebesar 0,64 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,24 persen; kelompok pendidikan sebesar 9,67 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,13 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 13,96 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 2,43 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,59 persen; dan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,45 persen.” Tingkat inflasi secara month to month (m-to-m) Provinsi Sulawesi Utara bulan Februari 2026 sebesar 1,02 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) sebesar 1,69 persen,” pungkasnya.(*)
