Rossieana Anashtasya Angkow:  Koleksi Prestasi Dunia, Berkomitmen  Melayani Masyarakat Dengan Hati

A–TIMES,MINAHASA –Senyumnya ramah,tutur katanya Lembut. Namun dibalik itu ada  tekad yang tak mudah goyah,  Rossiena Anashtasya Angkouw, SE  Tasya panggilan akrabnya ini  adalah atlit fitnes dan  binaraga  berprestasi.  Ada ketenangan dalam sorot matanya saat bicara tentang kampung. Tak banyak janji manis, yang ada hanya niat tulus.  “Hidup adalah pelayanan,” ucapnya. Prinsip itu yang menuntun hampir dua tahun perjalanannya sebagai Penjabat Hukum Tua Desa Tateli Minahasa Utara  Dalam waktu itu, Tasya, belajar mendengar. Mendengar keluhan jalan yang belum mulus, harapan ibu-ibu  yang ingin lebih berdaya, hingga keinginan warga akan pelayanan yang cepat dan ramah.”Jujur, masih banyak yang kurang. Itu yang membuat saya rindu untuk melanjutkan sebagai Hukum Tua definitif. Saya yakin, torang bisa beking bagus ini kampung sama-sama,” katanya.Yang membuat kisah Tasya istimewa, ia bukan sekadar birokrat desa. Ia adalah atlet dunia. Di balik kebaya dan seragam dinasnya, ia menyimpan medali dan kebanggaan untuk daerah:  Tahun 2023 ia menembus Top 5 FORNAS VII di Bandung, lalu terbang ke Singapura dan meraih Medali Perak WFF Grand Prix se-Asia Tenggara . Tahun 2024 ia mengharumkan Indonesia di Filipina sebagai Juara 4 WFF Pro Am Pacific Championship se-Asia Pasifik. Prestasi berlanjut dengan Medali Perunggu di FORNAS VIII Mandalika 2025, dan puncaknya tahun ini, ia masuk 10 Besar Miss Glamour Overall Asia Pacific di Shaoxing, China, dari 21 peserta terbaik se-Asia Pasifik. Dari dunia fitness, ia ditempa untuk disiplin, konsisten, dan tidak mudah menyerah. Mental juara itu kini ia terjemahkan dalam cara memimpin. “Kalau di panggung saya disiplin menjaga waktu latihan dan pola hidup, di desa saya belajar disiplin menjaga amanah warga,” ujarnya tersenyum. Visi yang ia bawa pun sederhana namun menyentuh: pembangunan infrastruktur yang merata hingga lorong, pemberdayaan UMKM dan karang taruna, serta pelayanan pemerintahan yang humanis, tidak mempersulit warga.  Tasya adalah gambaran perempuan Minahasa Utara hari ini. Cerdas, elegan, berprestasi mendunia, tapi hatinya tetap tertambat di tanah kelahirannya dengan komitmen melayani masyarakat dengan hati yang tulus.(Lily)

Berita Terkait:  Bawaslu Sulut Gelar Rakor Gakkumdu Pada Pemilihan Serentak 2024

Komentar