A-TIMES, BOLSEL- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terpaksa turun tangan menyelesaikan polemik masyarakat Desa Motolohu, Kecamatan Helumo.
Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Bolsel, Jelfi Jauhari, dihadiri Ketua Komisi I Moh. Sukri Adam dan Anggota Komisi Harson Mooduto, serta Camat Helumo Midyan Katili.
Dewan juga mengundang Sangadi (Kepala Desa) Motolohu Narlis Mohi, panitia seleksi Aparat Desa, dan pihak pengadu yakni Rukaiya Abas serta Nadia Walangadi.
Menurut Jelfi Jauhari, pelaksanaan RDP ini merupakan tindak lanjut dari surat aduan yang masuk ke sekretariat DPRD.
Ia menambahkan, DPRD bersama Komisi I telah bersepakat untuk menyurati Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) guna menggelar rapat koordinasi terkait proses seleksi tersebut.
Langkah ini diambil DPRD sebagai bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan pemerintahan desa, agar proses perekrutan berjalan adil, transparan, dan sesuai regulasi.(Hen/Adv).
