A-TIMES, BOLSEL- Proyek strategis daerah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bolsel hampir rampung.
Bupati H. Iskandar Kamaru SPt, MSi bersama Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid melakukan inspeksi sekaligus memberikan arahan kepada seluruh jajaran pengelola fasilitas kesehatan daerah tersebut.
Oleh karena itu, seluruh jajaran rumah sakit diminta untuk bekerja secara profesional, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Top eksekutif ini memaparkan bahwa guna menunjang operasional rumah sakit, personel pendukung seperti petugas kebersihan, keamanan, dan tenaga lainnya akan ditambah melalui mekanisme perekrutan outsourcing, sehingga pelayanan dan pengelolaan rumah sakit dapat berjalan optimal.
Ia pun secara tegas mengingatkan agar proses perekrutan tenaga kerja di RSUD Bolsel tidak didasarkan pada titipan pejabat.
Terkait fasilitas pendukung, duet sehati Wabup Deddy Abdul Hamid ini menjelaskan bahwa alat-alat kesehatan di RSUD Bolsel akan dilengkapi oleh Kementerian Kesehatan, sehingga diharapkan rumah sakit ini mampu memberikan layanan kesehatan yang lebih lengkap dan berkualitas.
Pemimpin pilihan rakyat itu kemudian menekankan bahwa keberhasilan pembangunan sektor kesehatan tidak semata-mata diukur dari banyaknya pasien yang datang berobat ke rumah sakit.
“Ukuran keberhasilan kesehatan bukan berapa banyak orang yang sakit dan datang berobat ke rumah sakit, tetapi justru sedikitnya masyarakat yang harus datang berobat karena kesehatannya terjaga,” ungkap dia.
Akhirnya, Bupati mengajak seluruh jajaran RSUD Bolsel bahkan seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas rumah sakit dengan penuh rasa tanggung jawab.
“Mari kita jaga dan rawat RSUD ini dengan baik. Ini adalah kebanggaan kita bersama, milik seluruh masyarakat Bolaang Mongondow Selatan,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Setelah pelaksanaan apel Bupati Iskandar dan Wabup Deddy didampingi Sekda M. Arvan Ohy SSTP, MAP bersama para pejabat tinggi pratama pemda serta Tenaga Ahli Bupati melakukan penanaman pohon di area rumah sakit.(hen)
