Kegiatan pengabdian tersebut dilaksanakan di sejumlah titik dengan sasaran pembangunan fasilitas umum maupun perbaikan permukiman sebagai upaya mempercepat pembangunan di wilayah perbatasan.
Sementara itu, di kawasan Jembatan Taloara, personel satgas membangun jembatan darurat untuk memastikan akses transportasi masyarakat tetap berjalan. Infrastruktur sementara tersebut menjadi solusi sebelum pembangunan jembatan permanen dilaksanakan.
Kegiatan serupa juga berlangsung di Desa Blude, Kecamatan Essang. Bersama masyarakat, prajurit TNI AD serta sivitas akademika Unsrat membangun rumah panggung yang nantinya dimanfaatkan sebagai fasilitas penunjang kegiatan sosial dan aktivitas kemasyarakatan.
Di Posko Beo, Desa Bantik Lama, fokus pekerjaan diarhkan pada pemasangan jalan paving. Kehadiran akses jalan yang lebih baik diharapkan meningkatkan kenyamanan mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setmpat.
Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD TA 2026 menjadi wujud nyata kolaborasi antara TNI AD, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah perbatasan.
Tak hanya melaksanakan pembangunan fisik, kegiatan tersebut juga memperkuat semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui aksi gotong royong yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud.(arz)
