A-TIMES,MELONGUANE— Sindikat pencuri komponen PLTS milik PLN tengah beroperasi di Sulut.
Aksi mereka diduga sudah berlangsung lama dengan target pulau pulau terluar di Nusa Utara.
Modus sindikat pencuri yang membawa bendera PT Amin Logam Transporindo, menggunakan dokumen dari Kementerian ESDM.
Aksi mereka sempat lolos dari embarkasi Korotan Nanusa menggunakan Kapal KM Sabuk Nusantara 69. Kapal itu memuat peralatan PLTS yakni AQI & MODUL seberat 20 Ton. Sindkat ini berlayar dari Kakorotan menuju Melonguane dan diperkirakan tiba pukul 20.00 Wita.
“Izin bapak ibu saat ini saya sudah melapor di Reskrim Polres Talaud mohon dibantu penegasannya surat ini dari Kementerian ESDM,”kata Fransiscus Maindoka via rilis.
“Sudah jelas pemalsuan surat Direktur ESDM. Ini percobaan pencurian, pemalsuan tandatangan, pemalsuan dokumen pemerintah. Hati hati pak dugaan saya ini sudah seperti sindikasi, karena terstruktur. Kemungkinan aksi ini telah dilakukan di pulau lain mereka sudah lakukan hal yang sama,”tukasnya.
Saat ini semua barang bukti telah diamankan Polres Talaud di Pelabuhan Melonguane.(lyp)
