A—TIMES,BITUNG–Kabar gembira bagi penderita gagal ginjal di Bitung.
Mulai saat ini para penderita bisa cuci darah tanpa harus keluar kota.
Unit Hemodialisis RSUD Manembo-nembo bisa melayani dengan profesional. Mesin cuci darah telah resmi beroperasi Senin ini usai diresmikan Gubernur Sulut Yulius Selvanus(6/7/2026).
Selama ini, sekitar 100-150 warga Bitung rutin cuci darah 2 kali seminggu ke Manado.
“Ini jawaban buat warga yang sudah lama menunggu. Sekarang layanan lebih dekat, lebih cepat, dan ditanggung BPJS,” kata Kadis Kesehatan Sulut, dr. Rima Fien Lolong.
Layanan ini sudah lolos verifikasi Mei 2026 dan resmi layani peserta JKN sejak Juni. Hari pertama, 4 pasien langsung ditangani.
Pembangunan unit hemodialisis sudah disiapkan sejak 2022. Bukan cuma gedung dan alat, tapi juga SDM.
Perawat dilatih khusus, dokternya sudah ikut fellowship, dan dibina PERNEFRI Sulut. Wali Kota Bitung Hengky Honandar bilang, fasilitas ini bikin RSUD Manembo-nembo makin kuat sebagai rumah sakit rujukan di Sulut bagian timur.
“Terima kasih ke Pemprov Sulut. Ini bukti nyata kerja bareng buat warga,” ujar Hengky.
