A-TIMES, BOLSEL- Reformasi birokrasi mulai terasa di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dimulai.
Bupati H. Iskandar Kamaru SPt, MSi menegaskan bahwa pengisian jabatan di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bolsel kini wajib melalui filtrasi ketat berbasis kompetensi dan data, bukan sekadar rotasi biasa.
Kunjungan ini berfokus pada pemantapan Manajemen Talenta dan implementasi aplikasi Simata di lingkungan Pemkab Bolsel.
Ia menegaskan bahwa ke depan, proses rotasi dan mutasi jabatan di Bolsel tidak akan dilakukan secara sembarangan. Setiap pejabat diwajibkan melewati proses screening talenta, termasuk tes dan wawancara mendalam.
Didampingi Sekda M. Arvan Ohy SSTP, MAP, para Asisten Sekda, dan pimpinan OPD terkait, top eksekutif ini juga memberikan instruksi keras terkait percepatan data.
Ia meminta seluruh pimpinan perangkat daerah segera melengkapi data kepegawaian untuk menghindari sanksi demosi. Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Bolsel dijadwalkan akan melakukan koordinasi langsung dengan BKN RI di Jakarta pada pekan depan.
Langkah progresif tersebut mendapat apresiasi dari pihak BKN Kanreg XI Manado. Di mana, mereka berkomitmen untuk memberikan asistensi penuh hingga penerapan Manajemen Talenta di Kabupaten Bolsel tuntas terekspos secara menyeluruh.(hen)
